Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Memuaskan, Laba bank bjb Melejit hingga Rp 2,2 T di Triwulan III 2022

LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Selasa, 01 November 2022, 09:16 WIB
Memuaskan, Laba bank bjb Melejit hingga Rp 2,2 T di Triwulan III 2022
Analyst meeting triwulan III 2022 bank bjb/Ist
Capaian positif terus diraih bank bjb selama triwulan III tahun 2022 meski di tengah tekanan ekonomi dan kenaikan inflasi.

Tercatat, pertumbuhan kredit kinerja bank bjb beserta anak perusahaan secara year on year sebesar 12% menjadi Rp 113,4 trilliun. Non-performing loan bank bjb juga berhasil ditekan lebih jauh pada level 1.1%, lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 1.3% dengan coverage ratio yang solid pada level 148,9%.

Adapun Dana Pihak Ketiga mencapai Rp 116,3 triliun didukung pertumbuhan dana murah.

Dengan kinerja tersebut, tercatat total aset tumbuh 6,9% year on year menjadi Rp 170,2 trilliun, laba Rp 2,2 trilliun tumbuh 23,3% year on year. Sedangkan setelah pajak sebesar Rp 1,8 trilliun tumbuh 26,2% year on year secara konsolidasian.

Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi menjelaskan, capaian gemilang ini didorong melalui penguasaan pasar yang kuat, sejalan dengan semakin luasnya sektor industri yang pulih dari dampak pandemi.

"Di tengah kenaikan suku bunga acuan, manajemen melakukan efisiensi pengelolaan likuiditas sehingga tekanan terhadap cost of fund dapat lebih terkendali," kata Yuddy dalam keterangannya, Selasa (1/11).

Untuk menggenjot pertumbuhan bisnis kedepan, bank bjb gencar melakukan sinergi melalui Kelompok Usaha Bank (KUB) dengan beberapa BPD berkinerja baik dan sehat.

Seperti Bank Bengkulu, kini telah berproses untuk perizinan dari Otoritas Jasa Keuangan atas setoran modal tahap pertama senilai Rp 100 milliar. Seluruh proses diprediksi akan rampung di tahun 2023.

"Sedangkan untuk Bank Sultra saat ini kami telah menandatangani Letter of Intent (LoI) pada akhir September tahun 2022 lalu,” jelas Yuddy.

Di sisi lain, bank bjb pun berencana melakukan korporasi penguatan permodalan khususnya Tier-1, baik melalui penerbitan saham baru maupun surat utang perpetual yang dapat dikategorikan sebagai Tier-1 untuk mengimbangi rencana bisnis perseroan.
 
“Berbagai terobosan yang kami lakukan merupakan perwujudan komitmen kami untuk senantiasa memperbaiki kualitas dan kinerja untuk mememperkuat eksistensi kami di dunia perbankan,” demikian Yuddy.
EDITOR: DIKI TRIANTO