Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Akselerasi Pemulihan Ekonomi, bank bjb Dukung Digitalisasi UMKM dan Pariwisata Pasca Pandemi

LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Senin, 11 Juli 2022, 17:15 WIB
Akselerasi Pemulihan Ekonomi, bank bjb Dukung Digitalisasi UMKM dan Pariwisata Pasca Pandemi
Deputy Head of Digital Banking bank bjb, Anton Pribadi Hadimulyono dalam webinar Universitas Indonesia bersama bank bjb dengan tema “Digitalisasi Sektor UMKM dan Pariwisata Daerah pasca Pandemi”/Net
Akselerasi pemulihan ekonomi nasional menjadi perhatian tersendiri bagi bank bjb. Bahkan, bank bjb beromitmen untuk mendukung akselerasi itu melalui digitalisasi UMKM dan pariwisata pasca pandemi Covid-19.

Akselerasi ini ditandai pembentukan digital ekosistem melalui kolaborasi dengan UMKM dan pariwisata demi mempertemukan antara konsumen dan produsen sehingga membuat roda perekonomian bergerak.

Begitu diungkapkan Deputy Head of Digital Banking bank bjb, Anton Pribadi Hadimulyono dalam webinar Universitas Indonesia bersama bank bjb dengan tema “Digitalisasi Sektor UMKM dan Pariwisata Daerah pasca Pandemi” pada Kamis (7/7).

"Ketika perekonomian UMKM bergerak kemudian pendapatan untuk pemerintah daerahnya juga meningkat. Digital ekosistem ini harus dibuat dan dikolaborasikan satu dengan yang lainnya," kata Anton yang hadir secara virtual.

Guna mendukung akselerasi ini, kata dia, bank bjb telah menyiapkan infrastruktur-infrastruktur yang mumpuni untuk para pelaku UMKM dan nasabah.

Infrastruktur digital seperti DIGI dan DigiCash by bank bjb ditunjang melalui kerjasama dengan para regulator juga para partner. Sehingga, dapat menghadirkan fitur-fitur yang memenuhi kebutuhan nasabah dan memberikan user experience bagi nasabah.

"Dengan digitalisasi dari bank bjb, nasabah akan merasa lebih mudah aman dan nyaman. Ini harus yang diciptakan dan dikembangkan serta dikolaborasikan," terangnya.

Lanjutnya, bank bjb juga menyediakan layanan bjb DIGI omnichannel, e-Wallet, bjb Poin of Sales, bjb Poin yang siap memanjakan UMKM dan nasabah. Bahkan, kini dikembangkan e-Pays e-Commerce dan Payment System.

Layanan itu seluruhnya diperuntukkan bagi para pelaku UMKM agar bisa lebih proaktif saat melakukan bisnis disertai dengan data bisnis yang terekam.

"UMKM membutuhkan pembayarannya lancar dan terdata. Dan apabila datanya sudah ada, maka akan jauh lebih mudah dan nyaman," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate. Dia menyebutkan, UMKM dan pariwisata Indonesia berkontribusi terhadap lebih dari 61,07 persen untuk PDB Indonesia dan telah menarik 60,4 persen nilai investasi.

Menurutnya, UMKM dan sektor pariwisata ini harus mampu beradaptasi secepatnya pada perubahan yang terjadi di dunia bisnis, terutama pasca pandemi Covid-19.

"Berbagai upaya akselerasi untuk sektor UMKM dan pariwisata telah, sedang, dan akan terus dilakukan, di antaranya melalui UMKM digital on boarding, program adopsi teknologi digital 4.0 bagi UMKM, serta ekosistem digital sektor pariwisata," jelasnya.

"Kita menargetkan 30 juta UMKM terhubung ke platform digital di akhir tahun 2024. Hal tersebut guna produk UMKM Indonesia memenuhi eCommerce. Seharusnya UMKM Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri," demikian Johnny.

Dalam acara ini, bank bjb juga turut memberikan hadiah saldo e-wallet sebesar 2 Juta Rupiah bagi peserta yang men-download aplikasi DigiCash by bank bjb di App store atau Play Store.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA