Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Peringati Dua Dekade Gerakan APUPPT, BTN Gelar Aksi Tanam 5.000 Bibit Pohon di NTB

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Minggu, 05 Juni 2022, 11:51 WIB
Peringati Dua Dekade Gerakan APUPPT, BTN Gelar Aksi Tanam 5.000 Bibit Pohon di NTB
Aksi menanam 5.000 bibit pohon di NTB untuk memperingati dua dekade Gerakan APUPPT oleh Bank BTN/Ist
Memperingati dua dekade Gerakan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APUPPT), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk kembali meneguhkan komitmen terhadap implementasi gerakan dan menjadi mitra Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo di sela-sela acara Penanaman Pohon di kawasan perumahan mitra BTN di Mataram, NTB, Jumat (3/6).

Kegiatan menanam 5.000 bibit pohon itu juga turut menggandeng PPATK, untuk memperingati dua dekade APUPPT, khususnya terkait kejahatan lingkungan seperti eksploitasi sumber daya alam, perdagangan sumber mineral, kehutanan, hingga perdagangan limbah secara ilegal.  

Aksi penanaman pohon ini juga merupakan wujud dari program penghijauan yang menjadi fokus kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank BTN.

"Kami berkomitmen akan terus mendukung Gerakan APUPPT dan selalu siap mendukung program pemerintah yang kini sedang berfokus pada pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari kejahatan lingkungan yang mengancam keberlangsungan alam," kata Haru.

Haru mengatakan, sejumlah langkah telah dilakukan oleh Bank BTN untuk mendorong implementasi APUPPT, seperti membentuk pedoman kebijakan hingga petunjuk pelaksana yang sesuai dengan perundang-undangan dan aturan regulator.

Di samping itu, perseroan juga aktif menyampaikan laporan serta pemenuhan data kepada regulator.

"Harapan kami peningkatan kerjasama kita yang tidak terbatas hanya pada level antar institusi saja, namun juga dapat ditingkatkan melalui pelayanan Bank BTN, dalam hal ini di lingkungan PPATK melalui penyediaan jasa layanan perbankan, baik penghimpunan dana, jasa layanan transaksional, maupun penyaluran kredit atau pembiayaan kepada pegawai dan stakeholders PPATK," jelas Haru.

Lebih lanjut, Hari menuturkan bentuk dukungan lain dari BTN adalah program penghijauan di kawasan hunian ramah lingkungan, yang ramah bagi perempuan, anak, lansia, hingga penyandang disabilitas.

Program penghijauan tersebut juga dilakukan Bank BTN untuk mendukung implementasi ekonomi hijau.

Sementara itu, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengungkap, saat ini laporan yang PPATK terima sudah sampai 45 ribu transaksi per jam. Sehingga penting untuk menjaga integritas sistem keuangan Indonesia agar tidak dikacaukan dari harta-harta tindak pidana.

"Semua orang boleh sekaya apapun juga, tapi jangan satu orangpun yang menikmati hasil kekayaan dari hasil tindak pidana. Ini yang kemudian kita jaga dan berharap menjadi gerakan kita bersama sehingga kebaikan-kebaikan ini dapat kita wariskan kepada generasi penerus bangsa," tegasnya.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA