Sembilan Calon Presiden 2024
Sembilan Calon Presiden 2024
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Genjot Perdagangan Dua Negara, Dubes Sujatmiko Bertemu Kadin Komite Bilateral Brunei

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Selasa, 15 Maret 2022, 20:23 WIB
Genjot Perdagangan Dua Negara, Dubes Sujatmiko Bertemu Kadin Komite Bilateral Brunei
Duta Besar RI untuk Brunei Dr Sujatmiko dan pengurus Kadin Komite Bilateral Brunei Darussalam pada 15 Maret 2022/Ist
Pandemi bukanlah penghalang untuk menggenjot ekonomi, termasuk meningkatkan nilai perdagangan bilateral antara Indonesia dan Brunei Darussalam.

Dalam upaya menggenjot perdagangan bilateral, Duta Besar RI untuk Brunei Dr Sujatmiko melakukan pertemuan dengan pengurus Komite Bilateral Brunei Darussalam dari Kadin yang diketuai oleh Acep Prasojo.

Pertemuan dilakukan hybrid di KBRI Bandar Seri Begawan (BSB) pada Selasa (15/3), seperti dalam keterangan yang diterima redaksi.

Dubes Sujatmiko menggarisbawahi, volume perdagangan bilateral antara Indonesia dan Brunei telah melonjak hingga 360 persen pada 2018 ke 2021, mencapai 374,2 juta dolar AS.

"Selama empat tahun terakhir, Indonesia juga selalu menikmati surplus dalam perdagangan dengan Brunei. Hal ini tak dapat dilepaskan dari upaya-upaya promosi ekspor yang intensif dengan dukungan berbagai pihak," ujar Dubes Sujatmiko.

Sementara selama pandemi, dari 2020 hingga 2021, nilai ekspor Indonesia ke Brunei naik 63,9 persen menjadi 211,4 juta dolar AS.

“Saya yakin capaian ini akan berlanjut dan terus meningkat melalui kerja sama yang semakin erat dengan para pelaku usaha terutama Kadin Komite Bilateral Brunei Darussalam," lanjut Dubes Sujatmiko.

Kadin Komite Bilateral Brunei Darussalam bekerja secara paralel dengan asosiasi pengusaha, Indonesia Business Chamber (IBC). Komite tersebut dibentuk untuk mencari solusi atas berbagai isu yang menjadi tantangan ekspor Indonesia ke Brunei.

Kadin Komite Bilateral Brunei Darussalam dilantik untuk masa jabatan 2021-2026, dibawah koordinasi bidang hubungan internasional Kadin Indonesia.

Komite ini beranggotakan WNI pengusaha, yang berbasis di Brunei maupun Indonesia, dengan tujuan mendorong hubungan business-to-business Indonesia-Brunei sekaligus memperkuat daya saing dunia usaha Indonesia.

Berbagai tantangan tersebut termasuk upaya menurunkan biaya logistik melalui peningkatan konektivitas laut dan udara, perluasan jaringan bisnis melalui promosi dagang, business matching, serta pemberdayaan UMKM Indonesia di Brunei.

Kerjasama juga ditargetkan untuk menarik investasi Brunei, terutama pada proyek Ibu Kota Nusantara (IKN), serta keberhasilan perusahaan Indonesia dalam tender proyek pembangunan di Brunei.

ARTIKEL LAINNYA