Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Bantu Pulihkan Pendapatan Daerah, Pemerintah Naikkan Dana Hibah Pariwisata

LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Rabu, 29 September 2021, 03:50 WIB
Bantu Pulihkan Pendapatan Daerah, Pemerintah Naikkan Dana Hibah Pariwisata
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Net
Dana hibah untuk sektor pariwisata yang digelontorkan pemerintah mengalami kenaikan dibanding tahun lalu. Tujuannya, untuk membantu pemulihan pendapatan daerah yang sempat terseok karena terdampak pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) virtual Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2021, Senin (27/9).

"Program Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) bagi pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pada tahun ini anggarannya juga ditingkatkan menjadi Rp60 miliar. Ini berarti meningkat hampir 3 kali lipat dibanding tahun 2020 yang anggarannya Rp24 miliar," ujar Airlangga dikutip melalui laman Kemenko Perekonomian, Rabu dini hari (29/9).

Airlangga menjabarkan, sasaran penerima BIP adalah tujuh subsektor ekonomi kreatif yakni aplikasi, game developer, kriya, fesyen, kuliner, film, dan sektor pariwisata.

Adapun pada tahun 2020, pemerintah memberikan dana hibah pariwisata sebesar Rp 3,3 triliun kepada pemerintah daerah (pemda) untuk menekan dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Tahun ini, dipastikan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini, jumlah hibah tersebut ditingkatkan menjadi Rp 3,7 triliun.

"Yang ditujukan untuk membantu pemda serta industri, hotel, dan restoran yang mengalami penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta gangguan finansial akibat pandemi," tuturnya.

"Hibah ini mekanismenya ditransfer ke daerah yang ditujukan kepada pemerintah daerah dan usaha pariwisata di 101 kabupaten/kota berdasarkan berbagai kriteria yang telah ditetapkan," demikian Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan.
EDITOR: AHMAD SATRYO

ARTIKEL LAINNYA