Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Bahlil Klaim Investasi yang Masuk RI Merata di Dalam dan Luar Jawa

LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Kamis, 09 September 2021, 03:54 WIB
Bahlil Klaim Investasi yang Masuk RI Merata di Dalam dan Luar Jawa
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia/Net
Laju invetasi asing dan dalam negeri diklaim Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, tersebar merata baik di dalam maupun lar Pulau Jawa.

Bahlil menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Investasi/BKPM dengan INDEF, sekaligus webinar bertajuk "Investasi, Nilai Tambah, dan Kesinambungan Pembangunan", Rabu (8/9).

"Saat ini tercatat investasi luarnegeri yang masuk dan investasi dari dalam negeri berada pada posisi berimbang. Jawa-luar Jawa juga mulai berimbang," ujar Bahlil dikutip melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi pada Kamis dini hari (9/9).

Bahlil menuturkan, Kolaborasi antara pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), pengusaha daerah serta pengusaha besar mulai terjadi. Kolaborasi itu menurutnya menjadi syarat utama, jika hendak mendapatkan insentif dan fasilitas investasi saat ini.

"Jangan sampai pengusaha daerah hanya menjadi obyek dari investor besar. Pengusaha daerah harus menjadi subyek dan obyek dari Pengusaha daerah harus menjadi subyek dan obyek dari pembangunan ekonomi," imbuhnya menegaskan.

Lebih lanjut, mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) ini juga emmastikan peranan BKPM dalam hal transformasi ekonomi. Di mana salah satu indikatornya adalah bagaimana bisa memberikan nilai tambah dengan instrument investasi.

"Setelah era kejayaan hasil hutan kayu, emas dan perikanan yang kini telah kalah kinerjanya dengan Vietnam dan Thailand, maka sekarang harus dapat mengoptimalkan sumber daya alam, seperti Nikel yang dimiliki Indonesia," tandas Bahlil.
EDITOR: AHMAD SATRYO

ARTIKEL LAINNYA