Farah.ID
Farah.ID

Moeldoko Sambut Peluncuran Kopi Perempuan Tani, Tempat Representatif Berisi Produk Petani dan UMKM Indonesia

LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 14 Juni 2021, 15:19 WIB
Moeldoko Sambut Peluncuran Kopi Perempuan Tani, Tempat Representatif Berisi Produk Petani dan UMKM Indonesia
Moeldoko saat peluncuran Kopi Perempuan Tani bersama Pendiri Kopi Perempuan Tani Dian Novita Susanto/Ist
  Kopi Perempuan Tani telah dilaunching pada Sabtu (12/6) di Jalan Gandaria Tengah III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Produk-produk yang disajikan di Kopi Perempuan Tani adalah asli dari para petani di Indonesia.

Acara grand opening tersebut dihadiri oleh Ketua Umum DPP Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Staf Presiden, Moeldoko.

Dalam sambutannya, Moeldoko menyebutkan Kopi Perempuan Tani merupakan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia dan juga dibangun dengan pemikiran anak-anak muda.

"Perempuan Tani dibangun dengan kolaborasi anak muda, memiliki pemikiran pemberdayaan segenap UMKM tidak hanya petani kopi tapi pemberdayaan UMKM dibangun di sini," kata Moeldoko, dalam rilis resmi yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (14/6).

Moeldoko berharap dengan adanya Kopi Perempuan Tani dapat menjadi jembatan para petani dengan para produsen atau konsumen.

"Di Kopi Perempuan Tani ini wadahnya komunikasi. Saya selalu mengatakan sebagai ketum HKTI sebuah bridging institution yaitu bagaimana bisa menjadi jembatan, menjembatani produsen dengan konsumen dan juga pemegang kebijakan," ungkap Moeldoko.

Sementara Pendiri Kopi Perempuan Tani Dian Novita Susanto mengatakan Perempuan Tani HKTI berkomitmen menggunakan hasil bumi para petani lokal dalam menunya, selain itu juga sekaligus memasarkan produk-produk perempuan yang menjadi pelaku usaha pertanian.

“Perempuan Tani berpikir keras agar kehadirannya bisa lebih bermanfaat dan dirasakan langsung bagi masyarakat, salah satunya dengan membuka Kopi Perempuan Tani,” beber Dian yang juga merupakan Ketua Umum Perempuan Tani HKTI.

Dian berharap berdirinya Kopi Perempuan Tani dapat membantu petani dan pelaku UMKM Indonesia untuk memasarkan produknya agar pendapatan petani Indonesia semakin sejahtera. Karena, Dian menambahkan pelaku usaha pertanian dan usaha lainnya masih minim untuk mendapatkan tempat untuk mempromosikan produk mereka. Diketahui tempat tersebut juga mengedepankan produk nusantara, seperti ada kue jajanan pasar, kue kering, dan sayur mayur dan buah-buah lokal.

Untuk menu kopi yang dihadirkan, Kopi Perempuan Tani menawarkan berbagai kopi asal Indonesia. Kopi-kopi lokal tersebut diolah menjadi berbagai menu seperti americano, picollo, espresso dan cappuccino.

Kemudian, ada sebuah menu signature yang cukup menarik, yakni Harum Manis. Minuman tersebut merupakan kopi yang dipadukan dengan air soda dan sirup mangga.

Tak sampai disitu, ada pula menu unik Taniccino yang merupakan paduan dari kopi, susu segar, cokelat dan es krim. Selanjutnya, ada kopi susu pandan wangi serta madu latte yang juga merupakan menu signature.


Tak hanya itu, untuk memberikan dampak langsung untuk masyarakat, Kopi Perempuan Tani akan menyisihkan pendapatannya sebanyak 5 persen dari keuntungan.

“Dengan program CSR Kami membantu masyararakat khususnya  petani Indonesia agar naik level, kami berharap dengan program kali ini dapat memberikan dampak kepada pembangunan nasional dan dapat menciptakan multiplayer effects. Sehingga secara tidak langsung kami dapat membantu pemerintah dalam mengakselerasikan program pembangunan nasional,” ungkap Dian.

Kopi Perempuan Tani tak sekedar tempat hangout dan pertemuan biasa, namun dapat dijadikan juga bagi para generasi milenial untuk dapat memajukan pertanian Indonesia.

“Kami memiliki anak-anak muda yang sangat visioner yang ada di ekosistem kami yang mempunyai visi dan misi untuk memajukan pertanian Indonesia dan UMKM Indonesia,” jelas Dian.

Beberapa entrepreneurs muda yang berkolaborasi dengan Kopi Perempuan Tani di antaranya adalah Riva Laurtitz, Kevin Susanto, dan Jeffry Jouw (Jejouw).

"Kopi Perempuan Tani tidak hanya menjadi etalase pertanian dan UMKM Indonesia, namun kami berharap lebih besar lagi  tempat ini akan menjadi tempat yang representatif bertemunya  bagi pemegang kebijakan, lembaga finansial, inovator, pasar dan konsumen," ujar Dian dalam sambutannya.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA