Farah.ID
Farah.ID

Silaturahmi Ke Kantor JMSI Aceh, Komisaris PT Bank Syariah Berharap Media Menjadi Mitra Literasi Ekonomi Dan Keuangan Syariah

LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Selasa, 11 Mei 2021, 00:13 WIB
Silaturahmi Ke Kantor JMSI Aceh, Komisaris PT Bank Syariah Berharap Media Menjadi Mitra Literasi Ekonomi Dan Keuangan Syariah
Foto bersama Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk, M Arief Rosyid Hasan bersama pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Aceh, Senin, 10 Mei/Net
Dalam kunjungan kerja ke Provinsi Aceh, Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk., M. Arief Rosyid Hasan, menyempatkan diri berkunjung dan bersilaturahmi dengan pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Aceh.

Dalam kesempatan tersebut, M. Arief Rosyid Hasan menyampaikan harapannya kepada insan media yang tergabung di dalam JMSI Aceh, terkhusus yang hadir dalam acara, untuk bisa menjadi mitra startegis PT Bank Syariah Indonesia Tbk mengembangkan literasi ekonomi dan keuangan syariah.

"Literasi ekonomi dan keuangan syariah ini harus kita bangun dan terus menerus. Sebagai tanggung jawab kita bersama memberikan edukasi kepada masyarakat," ujar M. Arief Rosyid Hasan di Banda Aceh, Senin (10/5).

Lebih lanjut, M. Arief Rosyid Hasan juga memaparkan prospek ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia yang cukup besar. Hal itu menurutnya, bisa dilihat dari dinamika global yang juga ingin masuk ke dalam sistem ekonomi dan keuangan syariah di tanah air.

Selain itu, gambaran lain dari prospek yang baik dari ekonomi dan keuangan syariah Indonesia adalah dengan melihat kinerja PT Bank Syariah Indonesia Tbk, yang di tengah pandemi Covid-19 masih bisa tumbuh dengan angka yang memuaskan.

"Dunia global saat ini sedang mengarah pada ekonomi dan keuangan syariah," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua JMSI Aceh, Hendro Saky meminta BSI untuk aktif memberikan dukungan literasi keuangan syariah secara bersama-sama. Sebab, berdasarkan hasil penelitian Otoritas Jasa Keuangan (OJK), baru 18 persen warga Aceh yang memahami sistem ekonomi syariah.

"Hal itu berarti, masih terdapat 82 persen lagi warga Aceh yang belum memahami tentang produk ekonomi dan keuangan syariah. Dan persentase ini masih sangat besar dan menjadi tantangan bersama," tuturnya.

Maka dari itu, Hendro Saky menyampaikan sejumlah upaya yang terus akan dilakukan oleh insan media yang tergabung di dalam JMSI, guna memperluas literasi ekonomi dan keuangan syariah di masyarakat.

Salah satunya adalah dengan membuat kegiatan diskusi bertemakan "Aceh Kiblat Ekonomi Syariah" yang rencananya akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan mengundang sejumlah nara sumber dari kementerian/lembaga pemerintahan seperti Kepala OJK, Gubernur Bank Indonesia, komunitas blogger Indonesia, hingga pemilik media siber di Indonesia.

Lebih lanjut, Hendro Saky berharap dukungan semua pihak, termasuk dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk untuk mendukung acara tersebut.

"Apalagi kemudian, saat ini Aceh telah menerapkan Qanun Lembaga Keuangan Syariah," demikian Hendro Saky menambahkan.
EDITOR: AHMAD SATRYO

ARTIKEL LAINNYA