Realisasi Anggaran Perlindungan Sosial Dan Insentif Usaha Paling Besar Di Program PEN, BLT Desa Masih Minim

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto, dalam jumpa pers usai Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin, 3 Mei/Repro

Realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hingga 30 April 2021 sudah dilaporkan Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto kepada Presiden Joko Widodo di dalam Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (3/5).

Dalam jumpa pers usai Ratas, Airlangga memaparkan bahwa jumlah realisasi anggaran PEN secara keseluruhan sudah mencapai 22,3 persen atau Rp 155,6 triliun dari pagu yang sebesar Rp 699,43 triliun.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini merinci, realisasi anggaran PEN paling besar di program perlindungan sosial, lebih tinggi dari program kesehatan.

"Realisasi program kesehatan ini Rp 21,15 triliun atau 12,1 persen dari pagunya Rp 175,52 triliun. Kemudian perlindungan sosial sudah 32,7 persen atau Rp 49,07 triliun dari (pagu) Rp 150,88 triliun," ujar Airlangga dikutip melalui siaran kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Sementara itu untuk program prioritas, lanjut Airlangga, sudah 15,3 persen atau Rp 18,98 triliun dari pagunya yang sebesar Rp 125 triliun.  Kemudian untuk program UMKM sudah Rp 40,23 triliun atau 20,8 persen dari pagunya Rp 191,13 triilun.

"Untuk insentif usaha sudah 46,2 persen dari Rp 26,2 triliun dari total pagunya Rp 56,72 triliun," paparnya.

Namun, untuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa yang dijalankan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), disinggung Airlangga untuk ditingkatkan. Karena realisasinya masih menjadi yang paling kecil.

"Kemudian tentunya diharapakan program lain seperti BLT desa yang baru 12 persen, diharapkan bisa ditingkatkan kembali," tandasnya.
EDITOR: AHMAD SATRYO

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Airlangga Berharap Jajaran Partai Golkar Di Daerah Satu Suara Dengan Pemerintah Pusat, Dukung Pemulihan Ekonomi
Ekbis

Airlangga Berharap Jajaran P..

15 Mei 2021 05:23
Launching Aplikasi Hyppe, Wadah Konten Kreator Unjuk Bakat
Ekbis

Launching Aplikasi Hyppe, Wa..

12 Mei 2021 22:17
Pastikan Pelayanan Berjalan Baik, Direksi BRI Blusukan Ke Sejumlah Kantor Cabang
Ekbis

Pastikan Pelayanan Berjalan ..

12 Mei 2021 21:13
Libur Lebaran, bank bjb Imbau Nasabah Tingkatkan Kewaspadaan Dan Tetap Jaga Prokes
Ekbis

Libur Lebaran, bank bjb Imba..

12 Mei 2021 12:15
bjb 60versary, Promo Lucky Birthday Berhadiah Jutaan Rupiah
Ekbis

bjb 60versary, Promo Lucky B..

11 Mei 2021 23:13
AS-China Tegang, Tesla Batal Jadikan Shanghai Pusat Produksi Mobil Listrik Dunia
Ekbis

AS-China Tegang, Tesla Batal..

11 Mei 2021 15:50
Bahlil Janji Sulap Kawasan Lebak Menjadi Mirip KIT Batang
Ekbis

Bahlil Janji Sulap Kawasan L..

11 Mei 2021 03:56
Waspada! Inflasi Masih Akan Terjadi Di Bulan Mei Hingga Akhir Tahun, Ini Kata Core Soal Pemicunya
Ekbis

Waspada! Inflasi Masih Akan ..

11 Mei 2021 02:50