Arsjad Rasjid: Indonesia Perlu Perbanyak Jumlah Pengusaha

Ketua Dewan Penyantun Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Arsjad Rasjid/RMOL
Ketua Dewan Penyantun Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Arsjad Rasjid/RMOL
Kiri ke kanan: Wakil Gubernur DKI Jakarta A. Riza Patria, Menteri Parekraf Sandiaga Uno, pengusaha nasional Abdul Latief, Ketua Umum MES yang juga Menteri BUMN Erick Thohir, Ketua MES Jakarta Tito Maulana, dan Ketua Dewan Penyantun MES Arsjad Rasjid.
Kiri ke kanan: Wakil Gubernur DKI Jakarta A. Riza Patria, Menteri Parekraf Sandiaga Uno, pengusaha nasional Abdul Latief, Ketua Umum MES yang juga Menteri BUMN Erick Thohir, Ketua MES Jakarta Tito Maulana, dan Ketua Dewan Penyantun MES Arsjad Rasjid.
Ketua Dewan Penyantun Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Arsjad Rasjid/RMOL
Kiri ke kanan: Wakil Gubernur DKI Jakarta A. Riza Patria, Menteri Parekraf Sandiaga Uno, pengusaha nasional Abdul Latief, Ketua Umum MES yang juga Menteri BUMN Erick Thohir, Ketua MES Jakarta Tito Maulana, dan Ketua Dewan Penyantun MES Arsjad Rasjid.
Jumlah pengusaha di Indonesia masih sangat kurang dan karena itu perlu ditingkatkan. Bagaimana pun juga, dunia usaha adalah instrumen penting dalam mendorong pemulihan ekonomi pada masa pandemi Covid-19.

Demikian antara lain disampaikan Ketua Dewan Penyantun Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Arsjad Rasjid dalam Pelantikan Pengurus MES Jakarta, Sabtu sore (17/4).

Arsjad yang juga merupakan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) serta sedang mencalonkan diri menjadi Ketua Umum KADIN juga mendorong generasi muda untuk menjadi pengusaha dan membuka lapangan kerja.

“Lapangan kerja yang lebih besar berdampak pada upaya mengurangi kemiskinan,” ujar Arsjad.

Masih menurutnya, pemerintah saat ini telah mengambil berbagai kebijakan untuk menumbuhkan iklim usaha. Harapannya, dengan berbagai kebijakan itu lebih banyak lagi pengusaha baru yang lahir di Indonesia.

Dia juga menyebut salah satu terobosan Menteri BUMN yang juga Ketua MES, Erick Thohir, mendirikan holding atau perusahaan induk BUMN ultra mikro.

“Holding UMKM ini untuk membantu saudara-saudara kita yang bergerak di sektor UMKM memiliki pondasi usaha yang lebih solid,” tambahnya.

Arsjad juga menekankan pentingnya literasi digital dalam rangka menciptakan iklim usaha yang sehat dan profesional di tanah air.

“Pengenalan terhadap digitalisasi penting karena ini dapat membantu para pengusaha, termasuk pengusaha UMKM,” demikian Arsjad Rasjid.

Selain Ketua MES Erick Thohir yang adalah Menteri BUMN, Pelantikan Pengurus MES Jakarta juga dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria. Sekjen MES Iggi Haruman Achsien dan pengusaha nasional Abdul Latief juga tampak di antara tamu VVIP.  

Pengurus MES Jakarta periode 2021-2023  dipimpin oleh Tito Maulana.

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Airlangga Berharap Jajaran Partai Golkar Di Daerah Satu Suara Dengan Pemerintah Pusat, Dukung Pemulihan Ekonomi
Ekbis

Airlangga Berharap Jajaran P..

15 Mei 2021 05:23
Launching Aplikasi Hyppe, Wadah Konten Kreator Unjuk Bakat
Ekbis

Launching Aplikasi Hyppe, Wa..

12 Mei 2021 22:17
Pastikan Pelayanan Berjalan Baik, Direksi BRI Blusukan Ke Sejumlah Kantor Cabang
Ekbis

Pastikan Pelayanan Berjalan ..

12 Mei 2021 21:13
Libur Lebaran, bank bjb Imbau Nasabah Tingkatkan Kewaspadaan Dan Tetap Jaga Prokes
Ekbis

Libur Lebaran, bank bjb Imba..

12 Mei 2021 12:15
bjb 60versary, Promo Lucky Birthday Berhadiah Jutaan Rupiah
Ekbis

bjb 60versary, Promo Lucky B..

11 Mei 2021 23:13
AS-China Tegang, Tesla Batal Jadikan Shanghai Pusat Produksi Mobil Listrik Dunia
Ekbis

AS-China Tegang, Tesla Batal..

11 Mei 2021 15:50
Bahlil Janji Sulap Kawasan Lebak Menjadi Mirip KIT Batang
Ekbis

Bahlil Janji Sulap Kawasan L..

11 Mei 2021 03:56
Waspada! Inflasi Masih Akan Terjadi Di Bulan Mei Hingga Akhir Tahun, Ini Kata Core Soal Pemicunya
Ekbis

Waspada! Inflasi Masih Akan ..

11 Mei 2021 02:50