On The Road of Devoted Service for the People
On The Road of Devoted Service for the People
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Pengiriman Telat Karena Kurir Mogok, #ShopeeTindasKurir Sempat Jadi Trending Topic

LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Senin, 12 April 2021, 09:50 WIB
Pengiriman Telat Karena Kurir Mogok, #ShopeeTindasKurir Sempat Jadi Trending Topic
Shopee/Net
Perusahaan e-commerce Shopee kembali jadi trending topic di Twitter. Kali ini banyak pelanggan mereka komplain lantaran paket yang dibeli telat dikirim.

Belakangan terungkap kabar bahwa tersendatnya pengiriman paket itu lantaran para kurir Shopee Express, jasa ekspedisi milik Shopee, mogok setelah komisi yang mereka terima dipotong.

Informasi yang dibagikan oleh akun Twitter @CibiWiranegara beberapa waktu lalu menunjukkan bukti chat lewat aplikasi WhatsApp antara salah seorang kurir jasa pengiriman Shopee Express dan konsumen pengguna jasa ekspedisi tersebut.

Dalam chat itu, sang konsumen menanyakan mengapa pengiriman paketnya yang menggunakan layanan Shopee Express belum tiba dan meminta petugas Shopee Express itu untuk membantu mengeceknya.

Namun kurir itu mengakui jika dirinya tengah tidak bekerja lantaran terjadi mogok kerja di Gudang Shopee. Para kurir memprotes penurunan nilai komisi yang mereka terima.

Kurir itu mengungkapkan pihak Shopee telah menurunkan nilai komisi yang mereka terima, dari sebelumnya Rp 2.000/ er paket menjadi hanya Rp 1.500 per paket. Keputusan sepihak Shopee itu lalu memicu reaksi dari para kurir.

Hal itu pun direspon oleh seorang netizen pemilik akun @CibiWiranegara.

"Oh ini ternyata misteri kenapa paketan yang pakai Shopee Express beberapa hari ini lamanya semakin tidak wajar," tulis akun itu yang sudah di re-tweet sebanyak 4.392 sejak diposting 9 April lalu.

Cuitan itu kemudian ditanggapi salah satu akun, @margianta. Dia menuliskan jika e-eommerce berbasis di Singapura itu diduga membayar komisi kurirnya secara tidak layak, yaitu setara 0,13 dolar AS per paket yang dikirim, dan tanpa disertai gaji bulanan. Akibatnya, kurir layanan Shopee Express melakukan demo di gudang.

Cuitan itu juga ditanggapi oleh akun @lalaaphonee yang menuliskan kekecewaannya atas tindakan Shopee tersebut seraya membubuhkan tagar #ShopeeTindasKurir.

Hashtag #ShopeeTindasKurir sempat menjadi trending topic No. 1 di Twitter dengan total 4.305 cuitan yang hampir semuanya bernada negatif.

Tidak hanya soal komisi kurir yang rendah, Shopee juga tengah menghadapi protes dari merchant maupun konsumennya terkait layanan pengiriman paket. Seperti dibagikan oleh akun @ariefghozaly, banyak keluhan yang dilancarkan merchant dan konsumen kepada Shopee baru-baru ini.

Akun itu membagikan tangkapan layar dari merchant Shopee yang mengeluhkan biaya subsidi ongkos kirim (ongkir) paket yang tidak adil sehingga para merchant harus menanggung selisih biaya kirim. Padahal biaya admin yang dikenakan sudah cukup tinggi.

Kemudian, akun itu juga membagikan tangkapan layar lainnya yang berisi keluhan konsumen soal opsi jasa pengiriman yang semakin sedikit di Shopee sehingga mengurangi kenyamanan berbelanja.

Executive Director Shopee Indonesia, Handhika Jahja membantah tuduhan itu. Jelas dia, tidak ada unjuk rasa mitra di gudang. Dia memastikan, perusahaan sudah memberikan upah mitra pengemudi Shopee Express (SPX) yang sesuai dengan harga di pasar dan peraturan yang berlaku. Sayangnya, dalam keterangan yang diberikan tidak disebutkan jumlah pastinya.

"Shopee Indonesia dapat memastikan pendapatan yang baik bagi mitra pengemudi Shopee Express (SPX). Skema insentif yang ditentukan telah mengikuti tingkat harga yang berlaku di pasar dan dipastikan selalu sesuai dengan peraturan yang berlaku," kata Handhika dalam keterangan tertulisnya kepada kumparan, Minggu (11/4).
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA