Laju Investasi Beranjak Naik, Airlangga Patok Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen

Menteri Koordinator bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto/Repro

Pemerintah masih optimis ekonomi Indonesia mampu tumbuh positif pada tahun ini.

Sebabnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto telah melihat sejumlah indikator yang dia nilai mampu mendongkrak perekonomian nasional.

Salah satunya yang disebutkan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini adalah pertumbuhan investasi Indonesia, yang menurutnya sudah mulai meningkat walaupun masih menghadapi masalah pandemi.

"Di tengah pandemi, investasi di Indonesia masih meningkat yaitu 826,3 triliun rupiah walaupun masih berada di bawah target 900 triliun rupiah," ujar Airlangga dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (19/2).

Dari segi capital market, mantan Menteri Perindustrian ini menjelaskan nilai tukar rupiah mengalami perbaikan, sehingga setara dengan berbagai financial currency di negara-negara ASEAN.

Kemudian, dari segi equity, jika dibandingkan dengan sebelum pandemi Covid-19 telah mengalami pemulihan yaitu pada level 6000. Harga komoditas ini didorong antara lain oleh kelapa sawit yang all time high, sehingga membantu nilai tukar pekebun Indonesia.  

"Berbagai sektor di capital market  sudah lebih baik dari pada awal tahun 2020 sehingga ini menambah keyakinan pereknomian kita positif," paparnya.

Maka dari itu, Airlangga meyakini prospek ekonomi Indonesia di masa depan cukup menjanjikan. Karena selain indikator-indikator yang dia sebutkan tadi, pertumbuhan ekonomi nasional saat ini berada di nomor empat terbaik setelah Cina, Vietnam dan Korea Selatan.

"Hal ini didorong oleh upaya pemulihan ekonomi nasional yang sudah berada dalam jalur yang benar," tuturnya.

"Lembaga-lembaga dunia juga mengkompromikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan positif 4,4 persen hingga 4,8 persen. Tentu pemerintah akan tetap menargetkan 5 persen," demikian Airlangga Hartarto menambahkan.
EDITOR: AHMAD SATRYO

Kolom Komentar


Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Reshuffle Kabinet

Selasa, 13 April 2021
Video

Jendela Usaha • Laris Manis Saat Ramadhan Dengan Olahan Kolang Kaling

Rabu, 14 April 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Apa Kabar Asia Timur?

Rabu, 14 April 2021

Artikel Lainnya

Perkuat Literasi Produk, Air Hitam Indonesia Gelorakan Integritas dan Kualitas Kerjasama Korporasi
Ekbis

Perkuat Literasi Produk, Air..

15 April 2021 00:29
Menuju Pusat Ekonomi Dan Keuangan Syariah, Masyarakat Indonesia Harus Jadi Praktisi
Ekbis

Menuju Pusat Ekonomi Dan Keu..

14 April 2021 20:39
Ramadhan Jadi Momentum Bangkitkan Ekonomi Dan Keuangan Syariah
Ekbis

Ramadhan Jadi Momentum Bangk..

14 April 2021 19:32
Dari Festival Hingga Bikin Kompetisi, Cara BRI Ajak Pekerjanya Peduli Terhadap Isu ESG
Ekbis

Dari Festival Hingga Bikin K..

14 April 2021 17:49
Rezeki Ramadhan, Permintaan Manisan Kolang Kaling Bisa Naik Hingga 1.000 Persen
Ekbis

Rezeki Ramadhan, Permintaan ..

14 April 2021 12:04
Tak Sejalan PEN, Penerapan Tarif Baru Di Pelabuhan Tanjung Priok Picu Protes Pelaku Usaha
Ekbis

Tak Sejalan PEN, Penerapan T..

13 April 2021 17:31
Dukung Larangan Mudik, Bandara Ahmad Yani Tak Layani Penerbangan Umum
Ekbis

Dukung Larangan Mudik, Banda..

13 April 2021 13:43
Ekspor Melonjak, Volume Perdagangan Luar Negeri China Naik 38,6 Persen Pada Kuartal Pertama 2021
Ekbis

Ekspor Melonjak, Volume Perd..

13 April 2021 12:33