Dubes Priyo: Meski Pandemik Investasi Kolombia Di Indonesia Alami Peningkatan

Dubes Priyo Iswanto/Ist

Kerja sama Indonesia-Kolombia sejauh ini terus terjaga. Bahkan dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan yang signifikan di semua bidang, baik politik, ekonomi, dan sosial budaya.

"Volume perdagangan naik dengan surplus yang cukup tinggi di pihak Indonesia," terang Duta Besar RI untuk Kolombia, Priyo Iswanto dalam pesan singkatnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (6/2).

Namun, pandemi Covid-19 menjadikan tahun 2020 sebagai  tahun yang sulit bagi seluruh negara di dunia.

Kolombia sendiri mengalami kontraksi. Menurut data CEPAL (Komisi Ekonomi Amlat dan Karibia) kontraksi Kolombia mencapai hingga 7 persen yang berimplikasi pada menurunnya tingkat konsumsi.

Neraca perdagangan Indonesia-Kolombia juga terganggu, hingga kuartal ketiga turun 10 persen.

"Sangat diharapkan pada kuartal ke-4 akan lebih baik, karena Kolombia baru membuka kegiatan pada bulan September lalu," ujar Priyo yang menjabat sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Kolombia sejak 2017.  

Walau masa pandemi, investasi Kolombia di Indonesia tetap meningkat. "Memang belum besar, tapi tercatat naik hampir 2 persen pada tahun 2020 pada kisaran 1 juta dolar AS," terang Priyo.

Pada akhir 2020 lalu, banyak pengusaha Kolombia yang mulai menanam modal di Indonesia antara lain di sektor energi, logistik, dan pertanian.

Pria yang pada akhir Januari 2021 lalu baru saja menerima gelar kehormatan doctor honoris causa di bidang Ilmu Sosial dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini berharap ke depan kedua negara akan saling mendorong untuk menjadikan masing-masing sebagai investment and production base di kawasan.

"Artinya Kolombia akan menjadikan Indonesia sebagai investment and production mereka untuk kawasan Asia Tenggara dan sebaliknya," ujarnya.  "Setelah situasi membaik, kita harapkan kerja sama kedua negara akan segera meningkat kembali karena prospek pertumbuhan ekonomi di Kolombia tahun 2021 diproyeksikan naik 5,2 persen."

Wabah Covid-19 telah mengubah semua situasi, semua negara mengalami pertumbuhan ekonomi minus dan berdampak pada menurunnya tingkat permintaan.

Untuk Indonesia sendiri, Priyo meyakini, sebenarnya masih banyak peluang yang bisa dimanfaatkan. Ia menguraikan, komoditi yang mendukung kesehatan, khususnya alat kesehatan, memiliki permintaan yang cukup tinggi, termasuk bahan baku untuk kesehatan dan kecantikan.

"Contohnya, seperti coconut virgin oil," katanya.

"Juga terdapat permintaan tinggi untuk produk manufaktur akibat perubahan perilaku orang karena wabah seperti penggunaan sepeda. Khusus sepeda listrik, terdapat permintaan sepeda listrik cukup tinggi dari Kolombia, dan saya sudah bicara dengan salah satu perusahaan pembuat selis di Indonesia untuk memenuhi permintaan tersebut.," tutupnya.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sholat 5 Waktu - Mentari Ramadhan #4

Minggu, 18 April 2021
Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Pacu Realisasi Kredit, Kacab BTN Bogor Akad Massal 600 Unit KPR
Ekbis

Pacu Realisasi Kredit, Kacab..

19 April 2021 03:31
Arsjad Rasjid: Indonesia Perlu Perbanyak Jumlah Pengusaha
Ekbis

Arsjad Rasjid: Indonesia Per..

17 April 2021 20:57
Gaduh Soal Diskriminasi Impor Gula, Menteri Agus Disarankan Buka Dialog
Ekbis

Gaduh Soal Diskriminasi Impo..

17 April 2021 13:20
Meski Surplus, Volume Perdagangan Lebih Rendah Dari Nilai Komoditas
Ekbis

Meski Surplus, Volume Perdag..

16 April 2021 22:45
Dukung Kesehatan Lingkungan Dan Masyarakat Di Masa Pandemi, Warga AS Ini Produksi Insulated Bottle
Ekbis

Dukung Kesehatan Lingkungan ..

16 April 2021 22:30
Genjot Konsumsi Masyarakat Di Lebaran Tahun Ini, Pemerintah Subsidi Ongkir Hingga Rp 500 Miliar Untuk Produk Dalam Negeri
Ekbis

Genjot Konsumsi Masyarakat D..

16 April 2021 19:44
Kemlu Dorong Pengusaha Kepri Dan Batam Bobol Pasar Amerika Latin Hingga Eropa Tengah
Ekbis

Kemlu Dorong Pengusaha Kepri..

16 April 2021 18:45
Ekonomi China Tumbuh Hebat, Capai Rekor 18,3 Persen
Ekbis

Ekonomi China Tumbuh Hebat, ..

16 April 2021 13:48