Suka Duka Merawat Tanaman Hias, Sering Pindah-pindahkan Pot Untuk Mengelabui Serangga

Indria Salim, pecinta tanaman/Net

Setiap tanaman memiliki karakternya sendiri. Sehingga parawatannya pun berbeda. Indria Salim, ibu rumah tangga pecinta tanaman mengakui, dari semua tanaman yang ada di terasnya saat ini ada tanaman yang perawatannya harus ekstra hati-hati, sebaliknya ada yang cukup mudah.

Booming tanaman hias yang melanda di tengah pandemi disambut baik oleh perempuan asal Tangerang ini, walau dia sendiri telah menyukai dunia tanam-tanaman sejak 2017 lalu.

Menurutnya, menyukai tanaman berarti juga harus tahu cara perawatannya. Tanaman yang mestinya tumbuh indah karena perawatannya salah akhirnya tidak berkembang baik bahkan menjadi busuk.

"Kita harus paham apakah tanaman itu perlu kondisi yang sangat basah, atau basah yang sekedarnya," katanya.

"Lalu saya juga sering memindahkan tanaman. Sesuai dengan kondisi tanamannya, mana yang harus kena sinar matahari ya saya letakkan di tempat yanglebih terbuka," katanya.

Tanaman harus sering berpindah-pindah untuk 'mengelabui' serangga.

"Dengan berpindah-pindah tempat, paling tidak, serangga tidak mudah menemukan sasarannya," katanya dalam acara Jendela Usaha yang diselenggarakan Kantor Berita Republik Merdeka Online, Rabu (6/1).

Menanggapi pertanyaan, apakah rela jika ada yang meminta tanaman mahalnya dengan gratis, penyuka buku ini mengatakan, "Yang bernilai mahal, saya taruh di tempat yang tidak menyolok. Misalnya di samarkan dengan tanaman lainnya," katanya.

Halaman terasnya kebanyakan dipenuhi oleh Aglaonema dengan beberapa variasinya. Indria mengaku, ia mencoba menjual jenis tertentu.

Aglaonema Red Kochin paling mahal, khususnya saya menjualnya dalam satu pot yang rimbun, berisi beberapa batang pohon," katanya.

Saat ini ia sedang mencoba membudidayakan tanaman mint.

"Tapi lebih sering saya berikan gratis ke beberapa orang dekat. Masih belum optimal, karena belum lama menanam pohon mint ini," tutupnya.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

BPS: Pandemi Covid-19 Masih Bayang-bayangi Perekonomian Tanah Air
Ekbis

BPS: Pandemi Covid-19 Masih ..

01 Maret 2021 14:43
BPS Catatkan Inflasi Februari 2021 Sebesar 0,10 Persen, Kota Mamuju Paling Tinggi
Ekbis

BPS Catatkan Inflasi Februar..

01 Maret 2021 14:15
Kurang Berkembang, Teten Masduki Minta Industri Besar Gandeng UMKM
Ekbis

Kurang Berkembang, Teten Mas..

01 Maret 2021 03:26
Lebih Mudah Dan Praktis, Daftar bjb DIGI Bisa Melalui ATM
Ekbis

Lebih Mudah Dan Praktis, Daf..

28 Februari 2021 22:08
Vaksinasi Gotong Royong: Pro-Kontra, Kebingungan, Makelar, Geopolitik
Ekbis

Vaksinasi Gotong Royong: Pro..

28 Februari 2021 12:30
Lewat Surat Untuk Investor, Warren Buffett Akui Salah Perhitungan Ketika Akusisi Precision
Ekbis

Lewat Surat Untuk Investor, ..

28 Februari 2021 09:47
Bandara Purbalingga Segera Beroperasi, Sudah 2 Maskapai Tertarik Buka Rute
Ekbis

Bandara Purbalingga Segera B..

28 Februari 2021 05:35
Bayar Pajak Kendaran Otomatis, Lebih Praktis Dengan bjb T-Samsat
Ekbis

Bayar Pajak Kendaran Otomati..

27 Februari 2021 20:07