Farah.ID
Farah.ID

BPS Catat Inflasi Sepanjang Tahun 2020 Capai 1,68 Persen

LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Senin, 04 Januari 2021, 12:05 WIB
BPS Catat Inflasi Sepanjang Tahun 2020 Capai 1,68 Persen
Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa BPS, Setianto/Repro
Inflasi atau proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus pada tahun 2020 diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS).

Hal ini disampaikan Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa BPS, Setianto, dalam jumpa pers virtual yang disleenggarakan di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Senin (4/1).

"Inflasi pada bulan Desember tahun 2020 (month to month/mtm) sebesar 0,45 persen. Sementara, untuk inflasi tahunan dan inflasi tahun kalender 2020 adalah sebesar 1,68 persen," ujar Setianto.

Dari angka tersebut, Setianto menyebutkan inflasi terjadi di 87 kota di Indonesia. Di mana, sebagian besar menunjukkan kenaikan harga. Selain itu, ada 3 kota yang mengalami deflasi (penurunan harga).

Dari 87 kota yang mengalami inflasi, yang tertinggi terjadi di Gunungsitoli sebesar 1,87 persen dengan IHK (Indeks Harga Konsumen) sebesar 107,85. Kemudian  untuk inflasi terendah terjadi Tanjung Selor sebesar 0,05 persen dengan IHK 102,47.

Adapun untuk deflasi, BPS mencatat yang tertinggi terjadi di Luwuk sebesar -0,26 persen dengan IHK 107,51. Sementara deflasi terendah terjadi di Ambon sebesar -0,07 persen dengan IHK 105,52.

"Utamanya ntuk deflasi di Luwu ini andil dari cabai merah 0,1 persen dan angkutan udara 0,09 persen," kata Setianto.

Lebih lanjut, Setianto menyebut, inflasi Januari hingga Desember 2020, jika dilihat secara bulanan  (month to month/mtm) maningkat sejak Oktober. Yakni dari 0,07 persen menjadi 0,28 persen pada NOvember dan 0,45 persen pada bulan Desember.

"Kalu dilihat secara tahunan (year on year/yoy), ini juga mengalami tren yang meningkat di 2020 sejak Agustus, dengan inflasi 1,32 persen, dan meningkat terus menjadi 1,68 persen pada bulan Desember," demikian Setianto.
EDITOR: AHMAD SATRYO

ARTIKEL LAINNYA