Berawal Dari Kamar Kos, Keripik Kulit Patin Buatan Mahasiswa Lampung Melanglang Buana Ke Seluruh Negeri

Pengusaha kripik kulit ikan patin, Muhammad Ravie Cahya Ansor/RMOL

Memiliki hobi jalan-jalan dan makan membuat Muhammad Ravie Cahya Ansor, seorang mahasiswa asal Lampung di Jakarta berhasil menjadi seorang pengusaha muda.

Nama Rafin's Snack mungkin sudah tidak asing didengar. Dengan produk unggulan keripik kulit ikan patin, Ravie berhasil memproduksi ribuan kemasan yang dijual ke seluruh Indonesia.

Mahasiswa manajemen itu mengaku, sebagai seorang milenial, ia ingin menjadikan hobi sebagai penghasilan. Untuk itu, ia memulai sebuah bisnis kecil-kecilan pada 2018 dengan modal hanya Rp 500 ribu.

Ravie menuturkan, ketika ingin memulai bisnis, ia melakukan riset panjang terlebih dulu untuk mencari produk yang tepat dipasarkan.

Ketika itu, Ravie menyadari betul perkembangan teknologi dan internet di tengah masyarakat Indonesia. Di sisi lain, ia juga ingin produknya menjangkau pasar yang luas. Alhasil, makanan kemasan menjadi pilihan terbaik Ravie.

"Kalau kita ke daerah tertentu, yang dicari itu makanan. Ada cerita pada setiap makanan," kata Ravie dalam diskusi virtual Jendela Usaha yang digelar oleh Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/12).

Produk kulit ikan patin kemudian juga menjadi pilihan Ravie karena ia terinspirasi dengan produk kulit ikan rasa telur asin di Singapura yang tengah populer.

"Produk apa yang kira-kira melesat. Ketika itu yang nge-trend itu salted egg fish skin di Singapura. Di Singapura saja dijualnya dibatasi, hanya 5 pcs per orang. Berarti marketnya luar biasa," kisah Ravie.

Harga produk tersebut pun terbilang mahal, yaitu sekitar Rp 160 ribu atau 16 dolar Singapura per 100 gram.

Melihat fenomena dari produk tersebut, Ravie mengambil peluang dengan memanfaatkan kulit ikan patin yang akhirnya ia jual jauh lebih murah.

Ia pun memulai proses pembuatan produknya di kamar kos, dengan fasilitas yang terbatas. Tetapi produk kulit ikan patin Ravie mendapatkan respons yang baik.

Berawal dari memproduksi 10 buah kemasan, Ravie saat ini bisa memproduksi 10 ribu kemasan.

Kolom Komentar


Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021
Video

RMOL World View • Diplomasi Halal Saat Pandemi

Senin, 08 Maret 2021

Artikel Lainnya

Kampanye Cinta Produk Dalam Negeri, Indef: Ekspor Kita Rendah Dibanding Negara Tetangga
Ekbis

Kampanye Cinta Produk Dalam ..

09 Maret 2021 02:40
Proyek Strategis Nasional Smelter Kolaka Ditargetkan Rampung 2024
Ekbis

Proyek Strategis Nasional Sm..

08 Maret 2021 15:11
Ekspansi Sektor Perumahan Dongkrak 174 Sektor Ekonomi Lain
Ekbis

Ekspansi Sektor Perumahan Do..

08 Maret 2021 08:40
Teken MoU, BTN Siap Biayai Kebutuhan Rumah 6400 Karyawan Kontrak Pelindo III
Ekbis

Teken MoU, BTN Siap Biayai K..

06 Maret 2021 22:41
Indonesia Masuk Lima Besar Jumlah Startup Terbanyak Di Dunia, Tapi Erick Keluhkan Kinerja Kewirausahaan
Ekbis

Indonesia Masuk Lima Besar J..

06 Maret 2021 21:23
Rumah Kisah Manfaatkan Sistem Pengajaran Berbasis Cloud Milik KidsLoop
Ekbis

Rumah Kisah Manfaatkan Siste..

06 Maret 2021 19:20
Mantap Calonkan Ketum Kadin, Begini Jurus Arsjad Rasjid
Ekbis

Mantap Calonkan Ketum Kadin,..

06 Maret 2021 14:20
Jokowi Andalkan Bahlil Capai Target Ekonomi 5 Persen Di Tahun Ini
Ekbis

Jokowi Andalkan Bahlil Capai..

05 Maret 2021 12:07