Berorientasi Pada Kebutuhan Domestik, Ekonomi Indonesia 2021 Bisa Tumbuh Di Atas 5 Persen

Ilustrasi/Net

Meski pandemi Covid-19 masih belum menampakkan ujungnya, optimisme bahwa ekonomi nasional bisa kembali pulih pada 2021 masih tetap besar. Salah satunya karena ekonomi Indonesia berorientasi pada kebutuhan domestik, sehingga peluang ikut dalam resesi global tidak sebesar negara-negara lain.

Dijelaskan Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM), Bin Firman Tresnadi, rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2017-2019 berada di angka 5,08 persen.

Bahkan, hampir semua komponen pengeluaran PDB menunjukkan tren perlambatan sejak kuartal IV 2018. Terutama untuk ekspor barang dan jasa.

Kinerja ekspor tercatat mengalami kontraksi cukup dalam sejak memasuki kuartal I 2019 yaitu negatif 1,87 persen. Kondisi ini terus menunjukkan penurunan hingga kuartal IV 2019.

"Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bergerak di kisaran 5 persen, karena 58 persen PDB Indonesia ditopang oleh konsumsi rumah tangga," terang Bin Firman Tresnadi, melalui keterangannya, Senin (14/12).

Karena itulah, Firman cukup yakin ekonomi Indonesia bisa mulai pulih pada 2021. Apalagi sejumlah faktor pendukung pertumbuhan ekonomi kembali positif sudah mulai muncul.

Seperti mulai tersedianya vaksin Covid-19 yang kabarnya proses vaksinasi akan dilakukan awal tahun depan.

Selain itu, tren persebaran Covid-19 di beberapa negara mulai terindikasi ke arah penurunan yang dibarengi juga dengan angka kesembuhan penderita Covid-19 yang makin tinggi, menumbuhkan optimisme pemulihan ekonomi nasional di tahun 2021. Meskipun, lanjut Firman, kapan pandemi ini berakhir masih sulit dipastikan.

"Tentunya pemulihan ini didukung dengan berbagai stimulus ekonomi melalui kebijakan fiskal maupun moneter. Pemulihan ini diharapkan juga akan terjadi di Indonesia, dan seiring dengan membaiknya perekonomian global," bebernya.

Lebih jauh, Firman mengatakan, dari struktur pertumbuhan ekonomi yang berorientasi pada permintaan domestik menjadikan Indonesia menjadi salah satu negara yang lebih rendah terkena ancaman resesi global.

Sehingga pemulihan pertumbuhan ekonomi untuk kembali ke level pra-Covid akan lebih cepat. Jika didasarkan pada tren pertumbuhan ekonomi periode 2015-2019 yang berada di kisaran 5,03 persen, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan dapat kembali pada kisaran 5 sampai 6,1 persen pada 2021.

Apalagi jika program vaksinisasi Covid-19 segera dilakukan Pemerintah. Sehingga kepercayaan para investor baik luar maupun dalam negeri bisa meningkat.

Para investor juga akan makin percaya untuk berinvestasi setelah Pemerintah Indonesia mengeluarkan UU Ciptaker dan melihat tren inflasi sepnjang 2018-2019 yang berada di kisaran angka yang rendah yaitu 2,9 persen.

Memasuki kuartal I 2020, inflasi masih tetap bertahan di kisaran yang rendah. Diperkirakan tren ini akan terus berlanjut hingga 2021.

Bahkan, inflasi pada 2021 diprediski dapat kembali terjaga di kisaran rendah dan stabil.

Meskipun demikian, inflasi yang terus rendah ini perlu diwaspadai adanya penurunan pemintaan barang dan jasa domestik dari masyarakat. Sehingga harus ada kebijakan untuk merespons perkembangan makin rendahnya inflasi.

"Tentu saja hal ini sudah diantisipasi dengan adanya kelanjutan program Bansos, BLT, Program Kartu Prakerja, dan bantuan pembiayaan UMKM oleh Pemerintah hingga 2021," demikian Bin Firman Tresnadi.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021
Video

RMOL World View • Diplomasi Halal Saat Pandemi

Senin, 08 Maret 2021

Artikel Lainnya

Kampanye Cinta Produk Dalam Negeri, Indef: Ekspor Kita Rendah Dibanding Negara Tetangga
Ekbis

Kampanye Cinta Produk Dalam ..

09 Maret 2021 02:40
Proyek Strategis Nasional Smelter Kolaka Ditargetkan Rampung 2024
Ekbis

Proyek Strategis Nasional Sm..

08 Maret 2021 15:11
Ekspansi Sektor Perumahan Dongkrak 174 Sektor Ekonomi Lain
Ekbis

Ekspansi Sektor Perumahan Do..

08 Maret 2021 08:40
Teken MoU, BTN Siap Biayai Kebutuhan Rumah 6400 Karyawan Kontrak Pelindo III
Ekbis

Teken MoU, BTN Siap Biayai K..

06 Maret 2021 22:41
Indonesia Masuk Lima Besar Jumlah Startup Terbanyak Di Dunia, Tapi Erick Keluhkan Kinerja Kewirausahaan
Ekbis

Indonesia Masuk Lima Besar J..

06 Maret 2021 21:23
Rumah Kisah Manfaatkan Sistem Pengajaran Berbasis Cloud Milik KidsLoop
Ekbis

Rumah Kisah Manfaatkan Siste..

06 Maret 2021 19:20
Mantap Calonkan Ketum Kadin, Begini Jurus Arsjad Rasjid
Ekbis

Mantap Calonkan Ketum Kadin,..

06 Maret 2021 14:20
Jokowi Andalkan Bahlil Capai Target Ekonomi 5 Persen Di Tahun Ini
Ekbis

Jokowi Andalkan Bahlil Capai..

05 Maret 2021 12:07