Gaet Investor China, KBRI Beijing Gelar Forum Bisnis Bercorak Budaya

Indonesia-China Business Investment Forum 2020 yang digelar pada Rabu, 9 Desember 2020/KBRI Beijing

Percepatan pemulihan ekonomi akibat serangan pandemi Covid-19 terus dilakukan oleh semua pihak, tak terkecuali misi Indonesia di luar negeri.

Sebagai upaya untuk mempercepat pemulihan ekonomi, Kedutaan Besar RI (KBRI) di Beijing menggelar pertemuan para pebisnis dan investor dari China dan Indonesia dalam 'Indonesia-China Business Investment Forum 2020'.

Mengusung tema 'Doing Business with Wonderful Indonesia', forum itu diselenggarakan di Hotel Four Seasons Beijing pada Rabu (9/12), seperti keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (10/12).

Tidak sendiri, KBRI Beijing menggandeng beberapa pihak untuk menggelar forum tersebut, seperti Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Perwakilan Kantor Bank Indonesia di Beijing, dan China Top 500 Foreign Trade Enterproses Club.

Totalnya ada lebih dari 300 peserta yang hadir secara daring dan tatap muka, meliputi pengusaha, asosiasi bisnis dan pejabat kementerian/lembaga terkait di Indonesia dan China.

Sebagai upaya untuk mempromosikan budaya Indonesia, rangkaian acara forum tersebut diawali dengan pertunjungan Tari Janger dari Bali.

"Forum Bisnis kiranya dapat dimanfaatkan oleh kalangan bisnis Tiongkok untuk menggali informasi mengenai kebijakan dan peraturan investasi terkini di Indonesia," kata Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun dalam pembukaannya.

Selain Dubes Djauhari, Sekjen China 500 Huang Jun juga memberikan sambutan pembukanya, sementara Kepala BKPM Bahllil Lahadalia menjadi pembicara kunci.

Dalam paparannya, Deputi Promosi Penanaman Modal BKPM Ikmal Lukman menggarisbawahi potensi dan perkembangan kebijakan investasi di Indonesia yang berpeluang besar menarik investor asing.

Kepala Kantor Perwakilan RI di Beijing Arief Hartawan juga menyoroti kerja sama Bilateral Currency Swap Agreement (BCSA) maupun Local Currency Settlement (LCS) antara kedua negara yang dapat mempercepat pemulihan ekonomi

Di akhir acara, dilakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) od Purchase dengan tiga perusahaan China, yaitu Beijing Huiyu Import-Export Co. Ltd., Hebei Jinyezi Pharmaceutical Co. Ltd., dan Prestige International Trading Company Ltd., dengan total nilai sebesar 505 juta dolar AS atau setara dengan Rp 7,1 triliun.

Penandatanganan disaksikan oleh Dubes Djauhari, Dirjen PEN Kemendag, Konjen RI Guangzhou, Konjen RI Shanghai, Wakil Kepala Perwakilan KBRI Beijing, Atase Perdagangan KBRI Beijing dan Kepala ITPC Shanghai.

Meski di tengah pandemi Covid-19, investasi China ke Indonesia terus meningkat. Misalnya pada Januari hingga September 2020 yang meningkat 6 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Kolom Komentar


Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021
Video

RMOL World View • Diplomasi Halal Saat Pandemi

Senin, 08 Maret 2021

Artikel Lainnya

Kampanye Cinta Produk Dalam Negeri, Indef: Ekspor Kita Rendah Dibanding Negara Tetangga
Ekbis

Kampanye Cinta Produk Dalam ..

09 Maret 2021 02:40
Proyek Strategis Nasional Smelter Kolaka Ditargetkan Rampung 2024
Ekbis

Proyek Strategis Nasional Sm..

08 Maret 2021 15:11
Ekspansi Sektor Perumahan Dongkrak 174 Sektor Ekonomi Lain
Ekbis

Ekspansi Sektor Perumahan Do..

08 Maret 2021 08:40
Teken MoU, BTN Siap Biayai Kebutuhan Rumah 6400 Karyawan Kontrak Pelindo III
Ekbis

Teken MoU, BTN Siap Biayai K..

06 Maret 2021 22:41
Indonesia Masuk Lima Besar Jumlah Startup Terbanyak Di Dunia, Tapi Erick Keluhkan Kinerja Kewirausahaan
Ekbis

Indonesia Masuk Lima Besar J..

06 Maret 2021 21:23
Rumah Kisah Manfaatkan Sistem Pengajaran Berbasis Cloud Milik KidsLoop
Ekbis

Rumah Kisah Manfaatkan Siste..

06 Maret 2021 19:20
Mantap Calonkan Ketum Kadin, Begini Jurus Arsjad Rasjid
Ekbis

Mantap Calonkan Ketum Kadin,..

06 Maret 2021 14:20
Jokowi Andalkan Bahlil Capai Target Ekonomi 5 Persen Di Tahun Ini
Ekbis

Jokowi Andalkan Bahlil Capai..

05 Maret 2021 12:07