Pengamat: Pelabuhan Patimban Bakal Jadi Stimulus Baru Bagi Perekonomian

Pelabuhan Patimban/Net

Pelabuhan Patimban, yang terletak di wilayah Subang Jawa Barat tak lama lagi akan segera beroperasi. Berbagai pihak, menyambut baik upaya dari pemerintah ini.

Pengamat Maritim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Raja Oloan Saut Gurning meyakini, infrastruktut pendukung ang dibangun pemerintah itu mampu mendongkrak roda perputaran ekonomi nasional, terutama Provinsi Jawa Barat.

Pasalnya, dia melihat simulasi yang sudah dilakukan oleh Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu sudah menunjukkan adanya potensi perbaikan kegiatan perekonomian Industri berskala kecil, sedang, besar, hingga Usaha Menengah Kecil Masyarakat (UMKM).

"Ini (Pelabuhan Patimban), juga mendukung ketersediaan lapangan kerja baru. Karena bertumbuhnya perekonomian di sekitar wilayah pelabuhan," Ucap Saut, dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (4/12).

Selain itu, perdagangan lewat jalur laut akan semakin lengkap dengan adanya Pelabuhan Patimban, Sebab pada awalnya, jalur dagang hanya didominasi oleh Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Disamping itu, dirinya juga menilai transportasi perairan di wilayah DKI Jakarta mulai dirasakan jenuh oleh masyarakat. Hal tersebut disebabkan oleh lahan, aksesibilitas, dan ketersediaan dari transportasi di Pelabuhan Tanjung Priok yang sudah padat.

"Sehingga, pelabuhan Patimban akan menjadi pendukung pelabuhan Tanjung Priok, dalam artian menjadi pilihan yang menarik bagi pihak industri. Pemerintah telah menginisiasi, nanti tinggal kita lihat inovasi dan peran swasta kedepan," jelasnya.

Lebih lanjut, Saut menuturkan poteni Pelabuhan Patimban harus dijaga oleh pemerintah. Karena menurutnya, hal itu tergantung dari akselerasi perdagangan yang dilakukan di wilayah Patimban. Sehingga, keberfungssian pelabuhan harus didukung oleh seluruh pihak tidak hanya usaha positif pemerintah.

"Pengembangannya, bukan hanya dengan melibatkan swasta tapi menyangkut berbagai faktor. Mulai dari bagaimana ke depan berjalan bisnis yang suistanable, terpenuhinya cargo komersial level, secara operasional kelayakan maritim juga terpenuhi," paparnya.

Patimban harus banyak berinovasi perdagangan, disamping inisasi yang dilakukan oleh pemerintah tapi usaha selanjutnya dengan pengetatan perdagangan niscaya berimbas pada peningkatan cargo, yang memicu pertumbuhan ekonomi tak hanya di Jabar saja, tapi Indonesia," pungkasnya.
EDITOR: AHMAD SATRYO

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

BPS: Pandemi Covid-19 Masih Bayang-bayangi Perekonomian Tanah Air
Ekbis

BPS: Pandemi Covid-19 Masih ..

01 Maret 2021 14:43
BPS Catatkan Inflasi Februari 2021 Sebesar 0,10 Persen, Kota Mamuju Paling Tinggi
Ekbis

BPS Catatkan Inflasi Februar..

01 Maret 2021 14:15
Kurang Berkembang, Teten Masduki Minta Industri Besar Gandeng UMKM
Ekbis

Kurang Berkembang, Teten Mas..

01 Maret 2021 03:26
Lebih Mudah Dan Praktis, Daftar bjb DIGI Bisa Melalui ATM
Ekbis

Lebih Mudah Dan Praktis, Daf..

28 Februari 2021 22:08
Vaksinasi Gotong Royong: Pro-Kontra, Kebingungan, Makelar, Geopolitik
Ekbis

Vaksinasi Gotong Royong: Pro..

28 Februari 2021 12:30
Lewat Surat Untuk Investor, Warren Buffett Akui Salah Perhitungan Ketika Akusisi Precision
Ekbis

Lewat Surat Untuk Investor, ..

28 Februari 2021 09:47
Bandara Purbalingga Segera Beroperasi, Sudah 2 Maskapai Tertarik Buka Rute
Ekbis

Bandara Purbalingga Segera B..

28 Februari 2021 05:35
Bayar Pajak Kendaran Otomatis, Lebih Praktis Dengan bjb T-Samsat
Ekbis

Bayar Pajak Kendaran Otomati..

27 Februari 2021 20:07