Farah.ID
Farah.ID

Hong Kong Utarakan Keinginan Bergabung Dengan RCEP, Didukung China

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Minggu, 22 November 2020, 14:56 WIB
Hong Kong Utarakan Keinginan Bergabung Dengan RCEP, Didukung China
Hong Kong ingin bergabung dengan RCEP/Net
Hong Kong mengutarakan niatnya untuk bergabung dengan perjanjian pasar bebas terbesar di dunia.

Sekretaris Keuangan Paul Chan pada Minggu (22/11), mengatakan, Hong Kong berharap dapat menjadi bagian dari Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang baru disepakati oleh 10 negara ASEAN dan lima negara mitranya.

Chan menuturkan, jumlah perdagangan bilateral antara Hong Kong dan 15 negara anggota RCEP menyumbang 71 persen total perdagangan barang Hong Kong.

"Bergabung dengan RCEP akan menguntungkan perdagangan jasa dan investasi," kata Chan, seperti dikutip The Straits Times.

RCEP sendiri baru ditandatangani oleh 10 negara ASEAN beserta China, Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru pada 15 November.

Itu merupakan perjanjian perdagangan bebas kawasan terbesar di dunia karena mencakup sepertiga dari populasi dunia.

RCEP membuka jalan bagi pengurangan hambatan perdagangan pada saat pandemi Covid-19. RCEP juga dapat mendukung pemulihan ekonomi yang relatif lebih cepat bagi anggotanya, terutama China.

Sejauh ini, China mendukung Hong Kong untuk bergabung dengan RCEP.

ARTIKEL LAINNYA