Pandemi Covid-19, Exxon Mobil Pecat Ribuan Karyawan

Perusahaan penghasil dan pengecer minyak Exxon Mobil/Net

Exxon Mobil akan merumahkan ribuan pekerjanya. Raja minyak AS yang bermarkas di Texas itu terpaksa harus mengurangi tenaga kerjanya sebagai bagian dari upaya pemotongan biaya global di mana dia harus memangkasnya hingga 15 persen secara global selama dua tahun ke depan.

Pandemi telah membuat harga minyak jatuh dan perampingan adalah upaya yang harud dipilihnya yang juga akan berdampak pada staf manajemen di Houston. Karyawan diberi dua pilihan yang sama-sama menyakitkan; mundur secara suka rela atau pemutusan hubungan kerja dengan paksa.

Pemotongan tenaga kerja AS adalah 'hasil dari reorganisasi yang sedang berlangsung', kata perusahaan, seperti dikutip dari AFP, Jumat (30/10).

Menekankan bahwa itu semua adalah dampak dari pandemi yang tak bisa mereka hindari karena permintaan produk Exxon Mobil yang turun drastis membuat perusahaan harus melakukan efisiensi.
Langkah terbaru yang dilakukan saat ini adalah memangkas biaya yang akan menyusutkan tenaga kerja secara keseluruhan sekitar 14 ribu dari beragam posisi dan kontraktor hingga akhir 2022.

Perusahaan berencana memangkas sekitar 7 ribu karyawan dan 7 ribu staf kontrak antara akhir 2019 dan akhir 2022.

Perusahaan penghasil dan pengecer minyak yang dibentuk pada 30 November 1999 melalui penggabungan Exxon dan Mobil ini  memiliki sekitar 88 ribu pekerja pada akhir 2019, dan sekitar 13.300 pekerja kontrak, kata juru bicara Exxon Mobil.

Harga minyak AS saat ini diperdagangkan di bawah 40 dolar AS per barel, lebih dari 15 dolar AS lebih rendah dari tahun lalu. Penurunan itu telah menekan pendapatan para raksasa minyak, termasuk Exxon Mobil yang akan merilis hasil pada hari Jumat.

Saham Exxon Mobil naik 2,2 persen menjadi 32,27 dolar AS dalam perdagangan sore hari.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Joe Biden Dilantik, Saham Netflix Melonjak 16 Persen
Ekbis

Joe Biden Dilantik, Saham Ne..

21 Januari 2021 08:57
Hari Ini, Lion Air Resmi Buka Penerbangan Surabaya-Berau
Ekbis

Hari Ini, Lion Air Resmi Buk..

20 Januari 2021 19:54
Maknyusnya Peluang Pasar Online Pisang Goreng, Bisa Berdayakan Masyarakat Juga
Ekbis

Maknyusnya Peluang Pasar Onl..

20 Januari 2021 17:27
Tiga Sekawan Ini Bisa Menghabiskan Lebih Dari 1 Ton Pisang Dalam Seminggu Untuk Setiap Outletnya
Ekbis

Tiga Sekawan Ini Bisa Mengha..

20 Januari 2021 16:47
Jadi Angin Segar, Kemunculan Jack Ma Bikin Saham Alibaba Langsung Meroket
Ekbis

Jadi Angin Segar, Kemunculan..

20 Januari 2021 14:31
Ekonom: Merger Gojek-Tokopedia Bantu UMKM Tetap Tumbuh Di Tengah Pandemi
Ekbis

Ekonom: Merger Gojek-Tokoped..

19 Januari 2021 15:45
MWA UI Agendakan Webinar Percepatan Pemulihan Ekonomi, Airlangga Hartarto Didaulat Pembicara Kunci
Ekbis

MWA UI Agendakan Webinar Per..

18 Januari 2021 13:25
Tidak Mau Berat Sebelah, Jokowi Minta Program Kemitraan Investasi Untungkan UMKM Dan Pengusaha Besar
Ekbis

Tidak Mau Berat Sebelah, Jok..

18 Januari 2021 12:26