Orang Terkaya Di Dunia Dikabarkan Akan Membeli CNN

Bos Amazon, Jeff Bezos/Net

Orang terkaya di dunia, Jeff Bezos diisukan akan membeli salah satu aset paling berharga milik AT&T yaitu Cable News Network (CNN). Kalangan dunia perbankan tengah ramai membicarakan isu ini yang sumbernya FOX Business dari para bankir.

Kondisi AT&T saat ini memang dalam kesulitan keuangan setelah mengakuisisi TImeWarmer senilai 85 miliar dolar AS. Pembelian ini telah membuat AT&T terlilit utang puluhan miliar dolar. Akibatnya AT&T terpaksa mengatur ulang operasinya dan melepas sebagian asetnya.

Sebagai orang terkaya di dunia, Bos Amazon itu bisa saja melakukan investasi di sejumlah perusahaan terkemuka saat ini. Namun, orang terdekat Bezos mengatakan sampai saat ini belum ada pembicaraan ke arah itu.

Analis media dan teknologi di perusahaan riset independen LightShed Partners, Rich Greenfield, mengatakan dalam tweet-nya tetang logika Bezos membeli CNN. Apalagi saham  AT&T  ini telah jatuh lebih dari 31 persen sejak awal tahun. Jauh lebih rendah dari kompetitornya Verizon yang sahamnya hanya turun 6,5 persen.

"Saya sedikit terkejut CNN akan menjadi satu-satunya aset yang akan dijual mengingat mereka memiliki platform digital yang jauh lebih kuat daripada properti Turner lainnya," ujar Greenfield, seperti dilaporkan FOX Business.

Beberapa bankir mengatakan melepaskan CNN dari aset media lain akan sulit bagi AT&T mengingat berbagai sinergi perusahaan yang telah tercipta sejak pembelian TimeWarner.

Sejumlah pihak kurang yakin AT&T akan melepas CNN, tetapi beberapa orang mengatakan Bezos pernah mengatakan ia tertarik pada CNN.

Beberapa mengeluhkan CNN memiliki komentar politik yang condong ke kiri dibandingkan dengan program Turner Broadcasting yang lebih ramah.

“Tidak seorang pun di AT&T yang bermasalah dengan film Turner Classic, tetapi mereka khawatir CNN membuat marah banyak Republikan di Washington,” kata seorang bankir.

Isu lainnya disbutkan, CNN memiliki masa depan yang tidak pasti di bawah kepemimpinan Presiden CNN saat ini Jeff Zucker. Kepala berita kontroversial jaringan tersebut telah menjadi titik fokus kritik dari Presiden Trump karena bias anti-Republik.

Pihak Bezos sampai saat ini masih belum bersedia berkomentar.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Wika-CNI Percepat Smelter Feronikel Kolaka, Nilainya Capai Rp 2,8 T Dan 180 Juta Dolar AS
Ekbis

Wika-CNI Percepat Smelter Fe..

29 November 2020 00:45
Bisnis Logistik Tertuntut Berinovasi Agar Bisa Bertahan Dimasa Pandemi Covid-19
Ekbis

Bisnis Logistik Tertuntut Be..

28 November 2020 16:20
Airlangga Hartarto: Program PEN Terbukti Berperan Penting Menjaga Momentum Pemulihan Ekonomi
Ekbis

Airlangga Hartarto: Program ..

28 November 2020 15:09
Gita Wirjawan: Orang Yang Bisa Menemukan Solusi Perubahan Iklim Akan Jadi Triliuner Pertama
Ekbis

Gita Wirjawan: Orang Yang Bi..

28 November 2020 09:50
Presiden Jokowi Terbitkan Perpres Untuk 201 Proyek Strategi Nasional, Nilainya Capai Rp 4.800 Triliun
Ekbis

Presiden Jokowi Terbitkan Pe..

28 November 2020 08:56
Meskipun Perang Dagang Terus Berkobar, Impor Kedelai China Dari AS Tetap Meroket Naik 200 Persen
Ekbis

Meskipun Perang Dagang Terus..

27 November 2020 05:49
bank bjb Dirikan bjb Sekuritas, Perusahaan Efek Daerah Pertama Di Indonesia
Ekbis

bank bjb Dirikan bjb Sekurit..

26 November 2020 15:50
Kondisi Dunia Berubah Usai Covid-19, Ignasius Jonan Ramal Ada Lima Jenis Bisnis Yang Harus Disiapkan Indonesia
Ekbis

Kondisi Dunia Berubah Usai C..

26 November 2020 14:51