Survei Terbaru Pasca Debat: 70 Persen Investor Global Lebih Senang Jika Joe Biden Menang

Kandidat presiden AS, Joe Biden/Net

Bank investasi multinasional Swiss UBS menerbitkan sebuah survei terbaru pasca debat terakhir antara Presiden AS Donald Trump dan penantangnya Joe Biden pada Jumat (23/10).

Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar investor global lebih merasa senang jika Biden, kandidat dari Partai Demokrat, menjadi pemenang dalam pemilihan presiden AS yang akan digelar kurang dari dua pekan.

Dalam rincian hasil survei yang diterbitkan oleh situs berita Amerika Axios, mereka melaporkan bahwa sekitar 54 persen investor lebih memilih Biden, sementara 46 persen lainnya ingin Trump tetap di Gedung Putih.

Sementara investor di AS tetap terbagi 50-50 dalam survei, investor di Asia, Amerika Latin dan Eropa lebih memilih Biden dengan masing-masing 51,56 dan 62 persen.

Perbedaan tertinggi terjadi di Swiss di mana 66 persen investor sangat menyukai Biden daripada Trump yang hanya memiliki 34 persen dukungan.

“72 persen investor yang disurvei mengatakan mereka berencana untuk menyesuaikan portofolio mereka menjelang pemilihan,” kata survei tersebut, yang didasarkan pada 2.852 investor di 14 pasar berbeda di dunia yang memiliki setidaknya 1 juta dolar AS dalam aset yang dapat diinvestasikan antara 22 September - 12 Oktober.

Meskipun ekonomi AS menyaksikan pertumbuhan di bawah Trump, itu menandai kontraksi terbesar dalam catatan karena menyusut sebesar 31,4 persen pada kuartal kedua tahun 2020 akibat wabah virus corona baru dan karantina.

“Saya akan menghentikan virusnya, bukan negaranya,” kata Biden selama debat terakhir pilpres, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Jumat (23/10).

“Ini ketidakmampuannya yang menyebabkan sebagian besar negara harus ditutup, mengapa bisnis bangkrut,” kata Biden tentang lawannya.

Mantan wakil presiden era Obama itu berpendapat bahwa proposalnya akan menciptakan pertumbuhan ekonomi lebih dari 1 triliun dolar AS, dan 7 juta lebih banyak pekerjaan, dibandingkan dengan rencana ekonomi Trump.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Wika-CNI Percepat Smelter Feronikel Kolaka, Nilainya Capai Rp 2,8 T Dan 180 Juta Dolar AS
Ekbis

Wika-CNI Percepat Smelter Fe..

29 November 2020 00:45
Bisnis Logistik Tertuntut Berinovasi Agar Bisa Bertahan Dimasa Pandemi Covid-19
Ekbis

Bisnis Logistik Tertuntut Be..

28 November 2020 16:20
Airlangga Hartarto: Program PEN Terbukti Berperan Penting Menjaga Momentum Pemulihan Ekonomi
Ekbis

Airlangga Hartarto: Program ..

28 November 2020 15:09
Gita Wirjawan: Orang Yang Bisa Menemukan Solusi Perubahan Iklim Akan Jadi Triliuner Pertama
Ekbis

Gita Wirjawan: Orang Yang Bi..

28 November 2020 09:50
Presiden Jokowi Terbitkan Perpres Untuk 201 Proyek Strategi Nasional, Nilainya Capai Rp 4.800 Triliun
Ekbis

Presiden Jokowi Terbitkan Pe..

28 November 2020 08:56
Meskipun Perang Dagang Terus Berkobar, Impor Kedelai China Dari AS Tetap Meroket Naik 200 Persen
Ekbis

Meskipun Perang Dagang Terus..

27 November 2020 05:49
bank bjb Dirikan bjb Sekuritas, Perusahaan Efek Daerah Pertama Di Indonesia
Ekbis

bank bjb Dirikan bjb Sekurit..

26 November 2020 15:50
Kondisi Dunia Berubah Usai Covid-19, Ignasius Jonan Ramal Ada Lima Jenis Bisnis Yang Harus Disiapkan Indonesia
Ekbis

Kondisi Dunia Berubah Usai C..

26 November 2020 14:51