KBRI Promosikan Produk Pertanian Indonesia di Tiongkok, Termasuk Durian

Durian muncul di acara The 1st Belt and Road International Agriculture Cooperation Expo/Net

Durian, buah yang menjadi favorit Indonesia, ikut dipamerkan dalam acara The 1st Belt and Road International Agriculture Cooperation Expo, bersama dengan produk-produk unggulan di bidang pertanian lainnya seperti kopi, kopi kemasan, dan sarang burung walet.

Produk-produk tersebut berpotensi untuk ditingkatkan ekspornya ke Propinsi Henan bersama dengan produk buah-buahan tropis lainnya.

Selama acara Expo di mana KBRI Beijing berpartisipasi di dalamnya, stand Indonesia mendapat sambutan positif yang luar biasa dibanding stand negara lain.

Stand Indonesia  juga memamerkan beberapa produk potensial makanan dan minuman lainnya lainnya, seperti mie dalam kemasan, permen dan juga puding, untuk memberikan gambaran bahwa produk Indonesia khususnya produk UKM  yang berkualitas sangat banyak dan beragam, sehingga diharapkan dapat membuka peluang kerja sama lebih lanjut.

KBRI Beijing yang diwakili oleh Wakeppri Dino R. Kusnadi dan Atase Perdagangan Marina N Anggraini pada kesempatan Expo tersebut telah mempresentasikan produk-produk pertanian andalan Indonesia, termasuk memperkenalkan Durian yang terkenal kelezatanya itu.

Ketertarikan pengusaha Henan menyusul keberhasilan berbagai kontrak kerja sama yang ditandatangani antara pengusaha Indonesia dan Tiongkok dalam China (Luoyang) - Indonesia Business Exhibition and Exchange Conference, yang berlangsung tanggal 25 September 2020 lalu secara daring.

Selain Expo, KBRI Beijing juga berpartisipasi pada acara Belt and Road Forum for International Cooperation and Ecological Conservation and high-quality Agricultural Development of the Yellow River Basin, yang berlangsung pada 15-17 Oktober 2020 di Luoyang, Henan, Tiongkok.

Pertemuan  turut dihadiri oleh para pemimpin Propinsi Henan dan Kota Luoyang, perwakilan otoritas di Tiongkok, Ketua Asosiasi, Perwakilan Kantor Kedutaan negara lainnya di Tiongkok, dan para pelaku usaha bidang pertanian.

Selain melakukan pertemuan dengan Wang Jun, Wakil Walikota Luoyang, juga telah dilakukan pertemuan dengan para pejabat dan akademisi pertanian dari propinsi Henan guna membahas berbagai kerja sama dibidang perdagangan barang, jasa, dan investasi, serta pengembangan teknologi modern untuk pertanian.

Inti pokok dari berbagai pertemuan tersebut adalah produk pertanian dan supply alat pertanian modern bagi kedua pihak dapat saling melengkapi.

Masih banyak produk pertanian Indonesia yang belum secara langsung masuk ke Henan sehingga memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi. Kemajuan produk alat pertanian yang modern yang berasal dari Henan seperti drone pupuk dan traktor listrik otomatis yang berkulitas dan murah kiranya juga  dapat bermanfaat bagi petani kecil di Indonesia.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Penandatanganan Kerjasama RI-Mesir, Sandiaga Uno: Ini Akan Membuka Gerakkan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Ekbis

Penandatanganan Kerjasama RI..

24 November 2020 06:35
Genjot Ekonomi Kuartal Keempat, Jokowi Minta Jajarannya Dorong Pembukaan Lapangan Kerja Dan UMK
Ekbis

Genjot Ekonomi Kuartal Keemp..

23 November 2020 14:19
Gandeng Hyundai, Ineos Siap Untuk Wujudkan Kendaraan Berbahan Bakar Hidrogen
Ekbis

Gandeng Hyundai, Ineos Siap ..

23 November 2020 10:22
Di Tengah Pandemi Penjualan Meningkat 900 Persen, Coway Indonesia Rayakan Kesuksesan
Ekbis

Di Tengah Pandemi Penjualan ..

23 November 2020 10:04
Pandemi, Pariwisata India Turun Hingga 69 Persen
Ekbis

Pandemi, Pariwisata India Tu..

23 November 2020 08:26
Gelontorkan Rp 1,5 T Saat Covid-19, Pertamina: Tahun Ini Jadi Momentum Kami Bangkit
Ekbis

Gelontorkan Rp 1,5 T Saat Co..

23 November 2020 02:21
Untungkan Asing, PPBN Minta Program Wajib Tanam Diganti Pos Tarif Untuk Impor Bawang Putih
Ekbis

Untungkan Asing, PPBN Minta ..

22 November 2020 23:58
Hong Kong Utarakan Keinginan Bergabung Dengan RCEP, Didukung China
Ekbis

Hong Kong Utarakan Keinginan..

22 November 2020 14:56