OJK: Bank Asing Atau Non-Asing, Yang Penting Bawa Modal

Bank-bank asing/Net

Modal menjadi sangat penting bagi industri perbankan. Dengan begitu, keberadaan modal asing juga menjadi suatu kebutuhan.

Dikatakan oleh Direktur Eksekutif Penelitian dan Pengaturan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Anung Herlianto, perdebatan mengenai bank asing dan non-asing atau domestik harus segera dihentikan.

Berbicara dalam diskusi virtual "Peran Pemilik Dalam Mendukung Kinerja Bank" yang digelar Infobank pada Kamis (9/7), Anung mengatakan, saat ini industri perbankan membutuhkan modal untuk bertahan di tengah pandemik Covid-19 dan memperluas digitalisasi.

"Dikotomi ini (asing dan non-asing) seharusnya bukan lagi menjadi bahan diskusi. Yang penting mereka membawa modal ke Indonesia, memperbesar kapasitas bank, atau mengambil alih bank-bank yang lemah, di mana pemilik lama tidak mampu," terang Anung.

Ia menjelaskan, ketika bank asing datang ke Indonesia, mereka akan membawa modal permanen yang tidak bisa diambil lagi. Modal mereka akan diakumulasikan dalam setoran dan digunakan dalam pertumbuhan ke ke depan.

"That's real foreign direct investment (FDI)," sambungnya.

Selain itu, masyarakat juga tidak perlu khawatir. Lantaran berdasarkan data dari OJK, bank asing saatini hanya menguasai 27 persen dari pangsa pasar aset, sementara 73 persen diambil alih bank domestik.

Anung menjelaskan, pangsa asing tidak berubah banyak setiap tahunnya. Sebaliknya, bank asing sebelumnya pernah menguasai 32 persen, namun mulai turun.

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | AHY Semakin Aduhai

Kamis, 13 Agustus 2020
Video

TANYA JAWAB CAK ULUNG | Seputar Aksi Menyelamatkan Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Erick Thohir Bocorkan Tujuan Utama Program Indonesia Tumbuh
Ekbis

Erick Thohir Bocorkan Tujuan..

15 Agustus 2020 13:29
Ekonom: Pengelolaan APBN Yang Tidak Pasti Bisa Jadi Tempat Bersembunyi Setan-setan
Ekbis

Ekonom: Pengelolaan APBN Yan..

15 Agustus 2020 13:15
Defisit Anggaran Lebih Dari 3 Persen Dalam UU Keuangan Negara Diprediksi Sampai 2024
Ekbis

Defisit Anggaran Lebih Dari ..

15 Agustus 2020 10:39
BTN Pimpin 40 Persen Pasar KPR Nasional
Ekbis

BTN Pimpin 40 Persen Pasar K..

14 Agustus 2020 19:00
Ekonomi Terjun Bebas Hingga 17,1 Persen Untuk Kuartal II, Malaysia Masih Optimis
Ekbis

Ekonomi Terjun Bebas Hingga ..

14 Agustus 2020 15:42
Konsumsi Dalam Negeri Anjlok, Pemulihan Dampak Ekonomi Covid-19 Di China Jadi Lamban
Ekbis

Konsumsi Dalam Negeri Anjlok..

14 Agustus 2020 11:03
Sektor Swasta Perlu Berkontribusi Dalam Perubahan Iklim Di Tengah Pandemik Covid-19
Ekbis

Sektor Swasta Perlu Berkontr..

14 Agustus 2020 00:57
Semangat Baru Layanan BTN Di Era Pandemi
Ekbis

Semangat Baru Layanan BTN Di..

13 Agustus 2020 17:05