Jajaran Komisaris BEI 2020-2023, Ada Nama Keponakan Luhut

Rapat Umum Pemegang Sahan Tahunan PT Bursa Efek Indonesia/Net

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BEI menyepakati jajaran Anggota Dewan Komisaris Perseroan masa jabatan 2020-2023. Jajaran Komisaris ini mengacu kepada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 58/POJK.04/2016 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Bursa Efek (untuk selanjutnya disebut sebagai “POJK 58”).

Yang menarik, salah satu anggota Komisaris adalah keponakan dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan, yaitu Pandu Patria Sjahrir.

Dalam RUPST itu, para pemegang saham menunjuk tiga komisaris baru, yaitu Heru Handayanto, Karman Pamurahardjo, dan Pandu Patria Sjahrir.

"Hari ini salah satu acara (RUPST) adalah pergantian jajaran dewan komisaris," kata Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan BEI, Selasa (30/6) dikutip dari siaran pers pada laman resmi BEI.

Penetapan calon komisaris terpilih BEI telah terdengar sejak dua pekan sebelumnya. Saat itu, Pandu hanya berkomentar singkat bahwa pemilhan itu berdasarkan surat dari OJK.

Berikut ini adalah susunan Dewan Komisaris 2020-2023 Terpilih yang telah memenuhi ketentuan Pasal 32 ayat 1 huruf b POJK 58.

- Komisaris Utama John A. Prasetio
- Komisaris Mohammad Noor Rachman Soejoeti
- Komisaris Heru Handayanto
- Komisaris Karman Pamurahardjo
- Komisaris Pandu Patria Sjahrir

Penelurusuran redaksi, Pandu Patria Sjahrir  adaah direktur PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA). Sebelumnya, pernah berkarir sebagai Analis Senior spesialisasi sektor energi dan pertambangan di Matlin & Patterson dari tahun 2007-2010.

Kelahiran 17 Mei 1979 ini menempuh pendidikan dan meraih gelar sarjana di University of Chicago, Amerika Serikat. Kemudian ia melanjutkan pendidikan S2 di Master of Business Administration dari Stanford Graduate School of Business, Amerika Serikat.

Setelah resmi tunjuk sebagai Komisaris Bursa Efek Indonesia untuk periode 2020 sampai 2023, Pandu Sjahrir mengatakan fokus jajaran baru adalah mengembalikan kepercayaan pemangku kepentingan ke pasar modal.

Selain itu dia juga ingin memajukan minat untuk menabung di pasar modal dari para investor.

"Kami juga ingin menambah jumlah perusahaan baru yang tercatat untuk bisa menambah kualitas perusahaan di pasar modal, " katanya Rabu (1/7).
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

New Normal New Ideas

Minggu, 05 Juli 2020
Video

Bergerak Serentak, Seruan Mahasiswa Batalkan OmnibusLaw

Jumat, 10 Juli 2020
Video

Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

Jumat, 10 Juli 2020

Artikel Lainnya

Ikan Arwana Kalimantan Siap Ekspor, Kemenko Marves Targetkan Pengiriman Dilakukan Tiap Pekan
Ekbis

Ikan Arwana Kalimantan Siap ..

13 Juli 2020 04:57
Gugatan 15 T Telkomsel Harusnya Jadi Pengakuan Industri Telekomunikasi Selama Ini Lengah
Ekbis

Gugatan 15 T Telkomsel Harus..

12 Juli 2020 19:13
Menko Airlangga Ajak UMKM Bertransformasi Menuju Ekonomi Digital
Ekbis

Menko Airlangga Ajak UMKM Be..

12 Juli 2020 13:32
Revitalisasi UMKM, Kunci Bangkitkan Ekonomi Di Tengah Pandemik
Ekbis

Revitalisasi UMKM, Kunci Ban..

12 Juli 2020 02:26
Digempur Corona, Indonesia Harus Hidupkan Kembali Ekonomi Kerakyatan
Ekbis

Digempur Corona, Indonesia H..

11 Juli 2020 12:16
Faisal Basri: Kenaikan Kelas Indonesia Berpendapatan Menengah Ke Atas Bertahan 1 Tahun
Ekbis

Faisal Basri: Kenaikan Kelas..

11 Juli 2020 03:45
Budidaya Lobster Model Keramba Dasar Cocok Bagi Perairan Berombak Besar
Ekbis

Budidaya Lobster Model Keram..

11 Juli 2020 01:46
Ada Fasilitas Permodalan, Pemerintah Minta Pelaku UMKM Daftarkan Usahanya
Ekbis

Ada Fasilitas Permodalan, Pe..

11 Juli 2020 00:35