Ironis, Jadi Konsumen Terbesar, Indonesia Justru Hanya Mampu Produksi Produk Halal Kurang Dari 4 Persen

(kanan-kiri) Direktur Hukum dan Hubungan Internasional Halal Institute SJ Arifin, Direktur Hukum dan Hubungan Internasional Halal Institute Deny Haryatna, dan Sa’aduddin Sabilurrosyad/RMOL

Kebutuhan produk halal di dunia saat ini berkembang pesat. Indonesia pun menjadi salah satu negara yang memiliki banyak konsumen produk halal.

Namun sayang, menurut pengamatan Halal Institute, tingginya konsumsi produk halal tak dibarengi dengan produktivitas yang tinggi.

"Indonesia merupakan konsumen produk halal terbesar di dunia (sekitar 218 miliar dolar AS tahun 2017). Ironisnya Indonesia hanya mampu memproduksi kurang dari 4 % dari total produk halal dunia,” kata Direktur Hukum dan Hubungan Internasional Halal Institute, SJ Arifin dalam diskusi daring mengenai produk halal, Jalan Surabaya, Jakarta Pusat, Selasa (16/6).

Padahal, tingginya konsumsi sangat berdampak pada peningkatan sektor ekonomi masyarakat muslim itu sendiri.

“Jumlah 1,8 miliar muslim di seluruh dunia adalah satu pasar yang tidak bisa diabaikan. Apalagi diperkirakan pada 2060 jumlah muslim akan mencapai 3 miliar (sepertiga dari seluruh populasi dunia)," bebernya.

Ia mengurai, saat ini ukuran pasar produk halal mencapai 2,1 triliun dolar AS yang diperkirakan akan mengembang hingga 3 triliun dolar AS pada tahun 2027.

Oleh karenanya, Indonesia diharapkan turut mengambil porsi dari pasar besar produk halal.

Akan tetapi, sambungnya, hal itu perlu dibarengi dengan memperkuat posisi dalam menghadapi persaingan pasar ekonomi halal. Mulai dari regulasi, kepastian hukum, keuangan syariah, hingga kesiapan sektor riil perlu diperhatikan.

"Bahkan kesiapan konsumen ditata sedemikian rupa. Indonesia telah tertinggal hampir satu dekade dalam mempersiapkan diri menyambut tantangan global dalam ekonomi halal, khususnya dari negara jiran Malaysia,” tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Bayar Tol Bandara Hingga JORR Sudah Bisa Pakai JakCard
Ekbis

Bayar Tol Bandara Hingga JOR..

29 Oktober 2020 15:43
Lewat Menlu Pompeo, Jokowi Ingin AS Bisa Perpanjang GSP Terhadap Indonesia
Ekbis

Lewat Menlu Pompeo, Jokowi I..

29 Oktober 2020 14:29
Indonesia Dorong Perusahaan AS Investasi Di Pulau Natuna
Ekbis

Indonesia Dorong Perusahaan ..

29 Oktober 2020 12:26
Selamatkan Ekonomi Dimasa Covid-19, Platform Ini Ajak Masyarakat NTT Berusaha
Ekbis

Selamatkan Ekonomi Dimasa Co..

29 Oktober 2020 12:09
Orang Terkaya Di Dunia Dikabarkan Akan Membeli CNN
Ekbis

Orang Terkaya Di Dunia Dikab..

28 Oktober 2020 16:37
Lituania Protes Keras Terhadap Pembangunan Pabrik Nuklir Belarusia
Ekbis

Lituania Protes Keras Terhad..

28 Oktober 2020 14:27
Selama Periode 2016-2020 China Pertahankan Tingkat Swasembada Beras Dan Gandum Di Atas Seratus Persen
Ekbis

Selama Periode 2016-2020 Chi..

28 Oktober 2020 08:00
Pebisnis Pemula Harus Tahu Literasi Keuangan Dan Mampu Beradaptasi
Ekbis

Pebisnis Pemula Harus Tahu L..

27 Oktober 2020 21:55