Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Pupuk Kaltim Donasikan THR Senilai Rp 2,2 M Ke Warga Bontang

LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Jumat, 22 Mei 2020, 13:46 WIB
Pupuk Kaltim Donasikan THR Senilai Rp 2,2 M Ke Warga Bontang
Paket sembako dari Pupuk Kaltim/Ist
Aksi sosial dilakukan jajaran pimpinan PT Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim) jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah.

Aksi sosial ini mengacu pada SK Menteri BUMN No.S-255/MBU/004/2020 terkait biaya Tunjangan Hari Raya (THR) bagi direksi dan komisaris BUMN beserta anak dan cucu usaha BUMN.

Pupuk Kaltim lantas mengalokasikan THR jajaran direksi dan dewan komisaris Pupuk Kaltim senilai Rp 1,2 miliar untuk didonasikan kepada masyarakat Bontang yang terdampak Covid-19. Donasi dilakukan dalam bentuk paket sembako.

Selain itu, hasil donasi THR karyawan juga terkumpul sebesar Rp 1 miliar. Anggaran total Rp 2,2 miliar itu dialokasikan untuk menyediakan ribuan paket sembako tersebut. Setiap paket isinya 10 kg beras, 1 dus mie instan isi 40 bungkus, 2 liter minyak goreng, dan 1 kg gula pasir.

Paket sembako itu disalurkan ke 15 kelurahan yang ada di Kota Bontang dengan total senilai Rp 2,2 miliar.

Tahap pertama bantuan telah disalurkan secara simbolis Direktur SDM dan Umum Pupuk Kaltim Meizar Effendi, kepada Pemerintah Kota Bontang melalui Lurah Loktuan, M. Takwin, di Hotel Grand Equator pada Rabu (20/5) sore.

Meizar menegaskan bahwa Pupuk Kaltim yang merupakan anak usaha dari PT Pupuk Indonesia (Persero) akan tunduk dan patuh pada arahan pemerintah.

“Sesuai arahan tersebut, anggaran THR jajaran Direksi dan Komisaris Pupuk Kaltim dialokasikan sepenuhnya untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Bontang. Ditambah donasi sukarela karyawan melalui pemotongan THR untuk disalurkan ke masyarakat,” terang Meizar kepada wartawan, Jumat (22/5).

Dia mengurai, sejak awal Ramadan 1441 H, Pupuk Kaltim secara bertahap telah menyalurkan 1.129 paket sembako bagi masyarakat Bontang melalui UPZ Pupuk Kaltim, serta 5.500 paket sembako dari program Pupuk Kaltim Berbagi Tahun 2020.

“Semuanya  menyasar berbagai kalangan penerima manfaat sesuai data dan verifikasi Pemerintah Kota Bontang,” tegasnya.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA