Bukan Pasar Tradisional, Beras Medium Bulog Didistribusikan Lewat Ritel Modern

Rabu, 25 Maret 2020, 21:32 WIB
Laporan: Ahmad Satryo

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Suhanto/Net

Pandemik virus corona (Covid-19) yang masih terus mewabah di Indonesia menuntut pemerintah mencukupi kebutuhan pangan masyarakat, utamanya beras.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Suhanto menyatakan, pihaknya telah memastikan ketersedian beras cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Seperti beras medium di gudang Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog). Diklaim, stok beras kelas medium berjumlah 1,5 juta ton.

"Penugasan kami kepada Bulog untuk melakukan stabilitas ketersediaan pasokan dan harga, yaitu sampai akhir Desember. Informasi sampai saat ini, Bulog menguasai beras sekitar 1,5 juta ton," kata Suhanto di Gedung Graha BNPB, Jalan Pramuka Raya, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (25/3).

Kendati tercukupi, Kemendag tetap meminta Bulog menyamaratakan distribusinya ke seluruh pelosok tanah air. Sebab berdasarkan perkembangan yang didapat Suhanto, Bulog telah bekerja sama dengan sejumlah ritel untuk penyaluran ketersediaan beras medium ke masyarakat.

"Dalam rangka mempermudah pemerataan kepada masyarakat, saat ini Bulog sudah bekerja sama dengan ritel modern di seluruh Indonesia," ucap Suhanto.

"Harapan kami, dengan kerja sama ini beras medium dari Bulog dapat ditemui oleh masyarakat di retail-retail modern, yang umumnya sekarang di Indonesia sudah ada di masing-masing kota atau pun kabupaten," tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Update Covid-19 Kamis 26 Maret, Positif 893 orang, dan 78 Meninggal

Kamis, 26 Maret 2020
Video

Gunung Merapi Meletus, Magelang Diguyur Hujan Abu

Jumat, 27 Maret 2020
Video

JAJANG C. NOER : Ketika Ayah | Puisi Hari Ini

Jumat, 27 Maret 2020