Rupiah Anjlok Karena Persoalan Fundamental Ekonomi Yang Diremehkan Tim Jokowi

Peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira/Net

Anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadi tanda adanya ketidakberesan pengelolaan ekonomi di tangan tim ekonomi Presiden Joko Widodo.

Peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira mengatakan, anjloknya nilai tukar rupiah merupakan permasalahan fundamental ekonomi yang rapuh.

"Iya ini kan masalahnya ada di fundamental ekonomi yang rapuh. Kenaikan dolar yang begitu cepat sebenarnya alarm bahwa ada yang tidak beres dari pengelolaan ekonomi domestik," ucap Bhima Yudhistira kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (24/3).

Apalagi, sejak 23 Februari 2020, rupiah terdepresiasi sebesar 18,84 persen dari Rp 13.776 ke Rp 16.643 per dolar AS. Hal itu berbanding jauh dengan ringgit Malaysia yang hanya terdepresiasi sebesar 6 persen dari 4,19 ke 4,4 per dolar AS.

"Kalau dibandingkan bukan hanya kalah dengan Malaysia, tapi juga Thailand bath melemah 3,7%, dolar Singapura 4%, Yuan 1,25%, tapi Indonesia melemahnya keterlaluan sampai 18,84% dalam sebulan terakhir. Ini kan gawat," tegas Bhima.

"Artinya, tim ekonomi Jokowi ini menganggap enteng dalam membenahi faktor fundamental ekonomi," pungkasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Airbus Perkenalkan Konsep Baru Pesawat Nol Emisi
Ekbis

Airbus Perkenalkan Konsep Ba..

22 September 2020 00:06
FinCEN Files, Catatan Transaksi Miliaran Dolar
Ekbis

FinCEN Files, Catatan Transa..

21 September 2020 15:53
Genjot Transformasi Digital, BTN Bakal Akuisisi 25.000 EDC
Ekbis

Genjot Transformasi Digital,..

21 September 2020 14:37
Daya Beli Terus Menurun, Tim Ekonomi Pemerintah Gagal Selamatkan UMKM
Ekbis

Daya Beli Terus Menurun, Tim..

21 September 2020 14:27
Lolos Tahap Pertama Pemilihan Dirjen WTO, Mendag Korsel Ingin Perkuat Perdagangan Multilateral
Ekbis

Lolos Tahap Pertama Pemiliha..

21 September 2020 12:56
Dirut bank bjb Yuddy Renaldi Raih Penghargaan IMF 2020
Ekbis

Dirut bank bjb Yuddy Renaldi..

19 September 2020 16:50
WTO: Transportasi Udara Jadi Sektor Yang Paling Terdampak Covid-19
Ekbis

WTO: Transportasi Udara Jadi..

18 September 2020 18:57
Ingin Tahu Trik Promosi Digital? Yuk Ikuti  Bincang Bisnis Online bank bjb
Ekbis

Ingin Tahu Trik Promosi Digi..

17 September 2020 19:58