Harga Saham Telkom Dan 4 Emiten Perbankan Anjlok Di Pekan Ini

BCA Anjlok, Duo Hartono Rugi Rp 27 T Lebih

Pasar modal/Net

Sejumlah harga saham sejumlah emiten unggulan (blue chips) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan terakhir anjlok.

Tercatat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat (28/2) sebesar 5.452,704 poin atau terkoreksi 7,3 persen dibanding perdagangan Jumat (21/2) yang sebesar 5.882,255 poin.

Saham unggulan yang terkoreksi itu antara lain PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). Pada pekan lalu, sahamnya adalah sebesar Rp 3.690 per lembar, sementara pada hari ini tercatat sebesar Rp 3.490 per lembar. Artinya ada penurunan sebesar 5,42 persen.

Tidak hanya telkomsel, empat emiten perbankan juga mengalami penurunan signifikan. Di antaranya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank BCA Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank BNI (Persero) Tbk.

Bank Mandiri (BMRI) mengalami penurunan saham dari Rp 7.900 per lembar pada pekan lalu menjadi Rp 7.275. Sementara BCA (BBCA) turun dari Rp 33.075 per lembar menjadi Rp 31.450 per lembar.

BRI (BBRI) yang sebelumnya Rp 4.510 per lembar terkoreksi menjadi Rp 4.190 per lembar. Sejurus itu, BNI (BBNI) juga ditutup dengan kemerosotan dari Rp 7.775 per lembar pada pekan lalu menjadi Rp 7.025 per lembar.

Khusus BCA, penurunan saham telah mengakibatkan nilai kapitalisasi turun dari Rp 815,85 triliun menjadi Rp 765,82 triliun atau tergerus lebih dari Rp 50 triliun.

Adapun pemegang saham mayoritas BCA adalah PT Dwimuria Investama Andalan yang merupakan milik Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono, yaitu sebanyak 13.545.990.000 atau sebesar 54,94 persen.

Sedang sisanya adalah investor publik sebesar 10.627.910.289 atau 43,11 persen, selebihnya milik komisaris dan direksi.

Dengan kata lain, mengacu pada kerudgian sebesar Rp 50 trilun tersebut di atas, maka Hartono bersaudara mengalami kerugian hingga Rp 27 triliun lebih.

Kolom Komentar


Video

New Normal New Ideas

Minggu, 05 Juli 2020
Video

Bergerak Serentak, Seruan Mahasiswa Batalkan OmnibusLaw

Jumat, 10 Juli 2020
Video

Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

Jumat, 10 Juli 2020

Artikel Lainnya

Ikan Arwana Kalimantan Siap Ekspor, Kemenko Marves Targetkan Pengiriman Dilakukan Tiap Pekan
Ekbis

Ikan Arwana Kalimantan Siap ..

13 Juli 2020 04:57
Gugatan 15 T Telkomsel Harusnya Jadi Pengakuan Industri Telekomunikasi Selama Ini Lengah
Ekbis

Gugatan 15 T Telkomsel Harus..

12 Juli 2020 19:13
Menko Airlangga Ajak UMKM Bertransformasi Menuju Ekonomi Digital
Ekbis

Menko Airlangga Ajak UMKM Be..

12 Juli 2020 13:32
Revitalisasi UMKM, Kunci Bangkitkan Ekonomi Di Tengah Pandemik
Ekbis

Revitalisasi UMKM, Kunci Ban..

12 Juli 2020 02:26
Digempur Corona, Indonesia Harus Hidupkan Kembali Ekonomi Kerakyatan
Ekbis

Digempur Corona, Indonesia H..

11 Juli 2020 12:16
Faisal Basri: Kenaikan Kelas Indonesia Berpendapatan Menengah Ke Atas Bertahan 1 Tahun
Ekbis

Faisal Basri: Kenaikan Kelas..

11 Juli 2020 03:45
Budidaya Lobster Model Keramba Dasar Cocok Bagi Perairan Berombak Besar
Ekbis

Budidaya Lobster Model Keram..

11 Juli 2020 01:46
Ada Fasilitas Permodalan, Pemerintah Minta Pelaku UMKM Daftarkan Usahanya
Ekbis

Ada Fasilitas Permodalan, Pe..

11 Juli 2020 00:35