Pasarkan Daya Tarik Indonesia, KJRI Chicago Sukses Gandeng 200 Ribu Pelancong AS

Selasa, 11 Februari 2020, 16:22 WIB
Laporan: Reni Erina

Chicago Travel Adventure Show (CTAS) 2020/Net

. Indonesia tampil memukau di pameran pariwisata terbesar di Midwest, Amerika Serikat, yaitu Chicago Travel Adventure Show (CTAS) 2020.

Pameran yang dihadiri sekitar 200 ribu pengunjung ini dilangsungkan Donald E Stephens Convention Center, Chicago, 8-9 Februari 2020 dan mendapat banyak apresiasi.

Enam travel agents Indonesia, yaitu Balidia Indonesia Travel, ASITA (Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies), Marintur Indonesia, Tauzia Hotel, Taman Nauli, dan Voyage2Paradise menawarkan paket wisata spesial untuk para pelancong AS.  

Konsul Jenderal RI di Chicago, Meri Binsar Simorangkir, mengungkapkan harapannya, melalui pameran ini masyarakat AS lebih mengenal Indonesia.

“Indonesia tampil memukau pada pameran ini. Bali Makasih berhasil menjual kerajinan tangan Indonesia on the spot senilai lebih dari 1750 dolar dan terdapat setidaknya 20 grup wisatawan setempat yang telah mendaftar untuk perjalanan ke berbagai tujuan wisata di Indonesia," ujar Simorangkir seperti yang disampaikan KJRI Chicago dalam keterangan resminya, Selasa (11/2).

Pasar Amerika merupakan 10 pasar utama pariwisata Indonesia telah yang menunjukkan potensinya di tahun 2018. Data menunjukkan peningkatan wisatawan mancanegara pada tahun itu sejumlah 5,84 persen  dari tahun 2017. Sementara wisatawan asal Amerika Serikat yang berkunjung ke Indonesia pada periode Januari hingga Desember 2018 berjumlah 568.398 orang.

"Sepanjang tahun 2020, KJRI Chicago berupaya untuk meningkatkan masuknya wisatawan Amerika ke Indonesia dalam rangka mendukung pencapaian target kunjungan wisatawan asing ke Indonesia sebanyak 17 juta wisatawan pada tahun 2020,” ujar Simorangkir.

KBRI Chicago dan travel agents Indonesia telah mengadakan pertemuan dengan Presiden dan anggota ASTA (American Society of Travel Advisors) Midwest Chapter pada 7 Februari 2020, untuk menjajaki potensi kerja sama pariwisata antar travel agents. Pertemuan itu juga untuk menindaklanjuti MoU antara ASTA dengan ASITA Indonesia yang telah ditandatangani tahun 2019.

Dalam pertemuan ini, telah dibahas berbagai langkah kerjasama yang kongkrit, antara lain; rencana pelaksanaan Familiarization Trip, peningkatan kapasitas travel agents melalui berbagai macam program pelatihan, serta tourism business forum.  
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Harta | Puisi Hari Ini

Senin, 10 Februari 2020
Video

[FULL] | Singgung Film Avengers: Endgame, Pidato Jokowi di Parlemen Australia

Senin, 10 Februari 2020
Video

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

Selasa, 11 Februari 2020