Menko Luhut Minta Ada Chamber Diving Bagi Wisatawan Penyelam Laut Indonesia

Menko Marives,Luhut Binsar Panjaitan/Net

Kemenko Maritim dan Investasi menggelar rapat untuk memadukan 7 (tujuh) Kementerian/ lembaga di bawah koordinasinya, terkait program strategis infrastruktur pimpinan. Rapat yang dipimpin oleh Menko Luhut B. Pandjaitan kali ini diadakan di Kantor Kementerian PUPR.

“Ini usulan Pak Basuki (Menteri PUPR) agar rapat tidak konsentrasi hanya di satu tempat saja, jadi setiap bulan kami akan rapat seperti ini. Saran saya kita buat terus seperti ini, waktunya sama. Kita selesaikan semua,” Kata Menko Luhut membuka Rapim, Jumat (7/2).

Dalam rapim, setidaknya ada beberapa topik yang dibahas Menko Luhut, seperti salah satunya mengenai Pariwisata. Menko Luhut mengusulkan adanya diving chamber (oksigen hiperbarik) untuk destinasi-destinasi wisata yang biasa dipakai/dituju wisawatan untuk menyelam, salah satunya seperti di Labuan Bajo, NTT.

“Jadi bagaimana supaya tempat pariwisata ada chamber untuk diving, supaya kalau ada apa-apa ada yang bisa ditangani. Nah kemudian ada rumah sakitnya di situ,” kata Menko Luhut.

Usulan chamber diving ini berhubungan dengan apa yang disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama.

Wishnutama yang turut hadir dalam Rapim menyatakan bahwa banyak aspek yang mungkin kurang diperhatikan untuk menyukseskan pariwisata Indonesia, seperti misalnya soal status travel advice menuju Indonesia.

“Jadi orang membuat Indonesia itu di garis kuning, yang artinya dalam travel advice itu hati-hati (untuk berwisata ke Indonesia), ya karena kita tidak punya kesiapan tadi. Makanya semua kita buat cepat. Sehingga mereka nyaman dan menaikkan wisatawan Indonesia,” jelas Menko Luhut.

Dalam rapat ini, Menko Luhut menegaskan kepada para 7 Kementerian yang hadir bahwa untuk mengatasi permasalahan yang ada memang harus dengan teamwork (kerja tim).

“Saya percaya teamwork itu kunci mengatasi masalah. 100 hari lebih ini saya merasakan koordinasi lebih baik karena lebih ada keterbukaan dan pengalaman ini merupakan teamwork,” pungkas Menko Luhut.

Adapun 7 (tujuh) Kementerian/lembaga di bawah Kemenko Marves itu sendiri yakni Kementerian PUPR,  Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, Kementerian KKP, Kementerian LHK, Kementerian Parekraf, dan BKPM.

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | AHY Semakin Aduhai

Kamis, 13 Agustus 2020
Video

TANYA JAWAB CAK ULUNG | Seputar Aksi Menyelamatkan Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Erick Thohir Bocorkan Tujuan Utama Program Indonesia Tumbuh
Ekbis

Erick Thohir Bocorkan Tujuan..

15 Agustus 2020 13:29
Ekonom: Pengelolaan APBN Yang Tidak Pasti Bisa Jadi Tempat Bersembunyi Setan-setan
Ekbis

Ekonom: Pengelolaan APBN Yan..

15 Agustus 2020 13:15
Defisit Anggaran Lebih Dari 3 Persen Dalam UU Keuangan Negara Diprediksi Sampai 2024
Ekbis

Defisit Anggaran Lebih Dari ..

15 Agustus 2020 10:39
BTN Pimpin 40 Persen Pasar KPR Nasional
Ekbis

BTN Pimpin 40 Persen Pasar K..

14 Agustus 2020 19:00
Ekonomi Terjun Bebas Hingga 17,1 Persen Untuk Kuartal II, Malaysia Masih Optimis
Ekbis

Ekonomi Terjun Bebas Hingga ..

14 Agustus 2020 15:42
Konsumsi Dalam Negeri Anjlok, Pemulihan Dampak Ekonomi Covid-19 Di China Jadi Lamban
Ekbis

Konsumsi Dalam Negeri Anjlok..

14 Agustus 2020 11:03
Sektor Swasta Perlu Berkontribusi Dalam Perubahan Iklim Di Tengah Pandemik Covid-19
Ekbis

Sektor Swasta Perlu Berkontr..

14 Agustus 2020 00:57
Semangat Baru Layanan BTN Di Era Pandemi
Ekbis

Semangat Baru Layanan BTN Di..

13 Agustus 2020 17:05