Airlangga: Perdagangan Bebas Indonesia - Australia Bisa Bantu Neraca Dagang Yang Defisit

Muatan Ekspor Barang/Net

RUU Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Australia atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) telah disahkan menjadi UU. Pengesahan dilakukan oleh DPR dalam Rapat Paripurna, Kamis (6/2).

Dengan pengesahan ini, harapan pemerintah untuk menjadikan Indonesia rantai pasok global bisa tercapai.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yakin dapat memenuhi harapan tersebut. Saat ini, Airlangga tengah merencanakan ekspor bahan bakar mineral Indonesia ke Australia.

Airlangga menyatakan neraca dagang dalam negeri dengan Negeri Kanguru masih defisit. Artinya, Indonesia lebih banyak impor dari Australia. Diharapkan dengan perjanjian perdagangan bebas Indonesia- Australia bisa membantu. Sehingga menjadi tidak defisit lagi, walaupun tidak bisa instan.

"Ekonomi Australia berkaitan dengan jasa dan mineral lalu batu bara. Kuartal IV 2019, sektor mineral kan turun, tentu diharapkan dengan pengesahan undang-undang ini, IA-CEPA, bisa membantu," terang Airlangga, Kamis (6/2).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai perdagangan bilateral antara Indonesia dan Australia sebesar 8,6 miliar dolar pada 2018 lalu. Dengan prediksi pertumbuhan 17-19 persen, maka nilai perdagangan Indonesia-Australia bisa menembus 10 - 10,2 miliar dolar.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | AHY Semakin Aduhai

Kamis, 13 Agustus 2020
Video

TANYA JAWAB CAK ULUNG | Seputar Aksi Menyelamatkan Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Erick Thohir Bocorkan Tujuan Utama Program Indonesia Tumbuh
Ekbis

Erick Thohir Bocorkan Tujuan..

15 Agustus 2020 13:29
Ekonom: Pengelolaan APBN Yang Tidak Pasti Bisa Jadi Tempat Bersembunyi Setan-setan
Ekbis

Ekonom: Pengelolaan APBN Yan..

15 Agustus 2020 13:15
Defisit Anggaran Lebih Dari 3 Persen Dalam UU Keuangan Negara Diprediksi Sampai 2024
Ekbis

Defisit Anggaran Lebih Dari ..

15 Agustus 2020 10:39
BTN Pimpin 40 Persen Pasar KPR Nasional
Ekbis

BTN Pimpin 40 Persen Pasar K..

14 Agustus 2020 19:00
Ekonomi Terjun Bebas Hingga 17,1 Persen Untuk Kuartal II, Malaysia Masih Optimis
Ekbis

Ekonomi Terjun Bebas Hingga ..

14 Agustus 2020 15:42
Konsumsi Dalam Negeri Anjlok, Pemulihan Dampak Ekonomi Covid-19 Di China Jadi Lamban
Ekbis

Konsumsi Dalam Negeri Anjlok..

14 Agustus 2020 11:03
Sektor Swasta Perlu Berkontribusi Dalam Perubahan Iklim Di Tengah Pandemik Covid-19
Ekbis

Sektor Swasta Perlu Berkontr..

14 Agustus 2020 00:57
Semangat Baru Layanan BTN Di Era Pandemi
Ekbis

Semangat Baru Layanan BTN Di..

13 Agustus 2020 17:05