Belum Selesai Di Jiwasraya, Benny Tjokro Pun Ditagih Bayar Utang Ke Asabri

Selasa, 14 Januari 2020, 07:06 WIB
Laporan: Reni Erina

Benny Tjokro/Net

Benny Tjokrosaputro diminta membayar utang investasi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau Asabri. Pemilik sekaligus Direktur Utama PT Hanson International Tbk (MYRX) ini memiliki tunggakan utang pada Asabri. Nilai utang-utang itu tengah dalam proses penghitungan.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyebut selain Benny Tjokro,  Heru Hidayat sebagai pemilik Trada Alam Mineral (TRAM) juga diminta membayar utangnya di Asabri.

"Masalah investasi diharapkan ada utang-utang yang diakui juga diharapkan mereka lakukan pembayaran. Seperti Benny Tjokro dan Heru (Heru Hidayat, Pemilik Perusahaan Trada Alam Mineral). Utang-utang investasi di Asabri," kata Arya, di kantornya, Senin (13/1).

Dengan keduanya membayar utang-utangnya dan memenuhi tanggungjawabnya, bisa bantu Asabri dalam pembenahan.

Kementerian BUMN juga tengah mempelajari dampak utang-utang saham terhadap kondisi keuangan dan instrumen-instrumen investasi yang ditengarai dalam kondisi kurang baik.

"Artinya kalau ada klaim dia bisa bayar. Agak beda dengan Jiwasraya. Jadi kalau misalnya ada yang pensiun tetap bisa dibayarkan klaimnya," jelas Arya.

Menurut Arya, dari laporan yang diterima memang ada investasi Asabri di saham-saham yang tidak bagus. Sehingga perlu pembenahan lebih jauh.

"Hanya pembenahan dari Asabri berbeda dengan penanganan Jiwasraya. Kalau Jiwasraya bisa masuk investor karena kan bisnis jual produk, maka mekanisme Jiwasraya tak bisa seperti Asabri. Dia asuransi sosial tak jual produk. Kita sedang cari solusi untuk mereka," ungkap Arya.

Selain menagih utang untuk menyelesaikan masalah itu, Arya mengatakan kementerian BUMN akan mengkoordinasikan kasus ini dengan Kementerian Pertahanan dan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.

Diketahui Benny Tjokro dan Juga Heru Hidayat di saat yang sama tengah menghadapi permasalahan di Jiwasraya.

"Kami harapkan Pak Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Pak Menkopolhukam Mahfud MD bisa mencari solusi terbaik," harap Arya, yang menilai jalan keluar untuk menangani kasus Asabri saat ini berbeda dengan solusi untuk perkara PT Asuransi Jiwasraya.

Menurut Arya pembenahan Asabri tidak bisa dilakukan dengan skema business to business karena perusahaan yang dihadapi merupakan perusahaan asuransi sosial.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Petugas, Warga Dan Alber Berjibaku Singkirkan Material Longsor

Jumat, 17 Januari 2020
Video

Belajar Dari Youtube, Montir Tamatan SD Rakit Pesawat Terbang

Jumat, 17 Januari 2020
Video

Dewas TVRI Pecat Dirut Helmy Yahya, Maladministrasi Pembelian Program Siaran Liga Inggris

Jumat, 17 Januari 2020