Drama Brompton, Iwan Sumule: Pak Jokowi Mohon Pecat SMI Biar Beban Negara Berkurang

Foto Sri Mulyani dan suami menaiki sepeda Brompton/Repro

'Drama' penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton yang dilakukan oleh eks Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara belum habis.

Penyelundupan berujung pencopotan jabatan Ari Askhara oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir ini justru kini merembet kepada sosok Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Hal itu dipicu oleh keheranan Menkeu Sri Mulyani dengan sepeda Brompton yang ditaksir memiliki harga mencapai Rp 50 juta.

"Ini sepeda harga Rp 50 juta bagaimana rasanya?" tanya Sri Mulyani keheranan.

Pernyataan tersebut seakan-akan menggambarkan bahwa menteri terbaik di Asia Pasifik ta tahu apa-apa dengan sepeda selundupan milik Ari Askhara. Namun usut punya usut, publik dicerahkan dengan beredarnya potret Sri Mulyani yang menunggangi sepeda tersebut bersama dengan suaminya, Tonny Sumartono.

Tak pelak, 'drama' Sri Mulyani ini mendapat kecaman dari berbagai pihak, termasuk politisi Gerindra, Iwan Sumule yang meminta kepada Presiden Joko Widodo turun tangan.

"Presiden Jokowi, mohon pecat Menkeu SMI (Sri Mulyani Indrawati)," kata Iwan Sumule di akun twitternya, Minggu (8/12).

Baginya, pencopotan menteri yang rajin membuat sejumlah kontroversi kebijakan ini justru akan berdampak positif terhadap banyaknya persoalan bangsa.

"Saya berjanji jika Pak Presiden pecat Menkeu SMI, saya akan kurangi mention Pak Jokowi karena telah berkurang juga 'beban' negara dan bangsa ini," tandasnya diakhiri dengan #PecatMenkeuSMI.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | AHY Semakin Aduhai

Kamis, 13 Agustus 2020
Video

TANYA JAWAB CAK ULUNG | Seputar Aksi Menyelamatkan Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Erick Thohir Bocorkan Tujuan Utama Program Indonesia Tumbuh
Ekbis

Erick Thohir Bocorkan Tujuan..

15 Agustus 2020 13:29
Ekonom: Pengelolaan APBN Yang Tidak Pasti Bisa Jadi Tempat Bersembunyi Setan-setan
Ekbis

Ekonom: Pengelolaan APBN Yan..

15 Agustus 2020 13:15
Defisit Anggaran Lebih Dari 3 Persen Dalam UU Keuangan Negara Diprediksi Sampai 2024
Ekbis

Defisit Anggaran Lebih Dari ..

15 Agustus 2020 10:39
BTN Pimpin 40 Persen Pasar KPR Nasional
Ekbis

BTN Pimpin 40 Persen Pasar K..

14 Agustus 2020 19:00
Ekonomi Terjun Bebas Hingga 17,1 Persen Untuk Kuartal II, Malaysia Masih Optimis
Ekbis

Ekonomi Terjun Bebas Hingga ..

14 Agustus 2020 15:42
Konsumsi Dalam Negeri Anjlok, Pemulihan Dampak Ekonomi Covid-19 Di China Jadi Lamban
Ekbis

Konsumsi Dalam Negeri Anjlok..

14 Agustus 2020 11:03
Sektor Swasta Perlu Berkontribusi Dalam Perubahan Iklim Di Tengah Pandemik Covid-19
Ekbis

Sektor Swasta Perlu Berkontr..

14 Agustus 2020 00:57
Semangat Baru Layanan BTN Di Era Pandemi
Ekbis

Semangat Baru Layanan BTN Di..

13 Agustus 2020 17:05