Ari Askhara Sukses "Tampar" Anak Buah Sri Mulyani

Penampakan Harley Davidson selundupan milik Ari Askhara/RMOL

Penyelundupan Harley Davidson oleh Eks Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara menunjukkan kelalaian Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC).

Pasalnya, masuknya suatu barang dari luar Indonesia mesti dilengkapi dengan customs declare atau pemberitahuan pabean atas impor barang yang dibawa oleh penumpang atau awak sarana pengangkut.

"Kan ada form yang mesti diisi. Jadi problemnya itu manifestnya enggak ada kan, maksudnya tidak ditandatangani, tidak diisi atau bahkan juga pada saat landing tidak ada pemberitahuan mereka bawa barang," ucap pengamat BUMN Toto Pranoto saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (6/12).

"Ini menunjukkan tanda petik terjadi proses kelalaian yang enggak tahu disengaja atau tidak. Tapi tanda petik itu menjadi pelanggaran," sambungnya.

Oleh karena itu, DJBC mesti memperbaiki pola pengawasan masuknya barang yang berada di seluruh Bandara di Indonesia.

Di mana disebutkan Toto, unit intelijen DJBC mesti meningkatkan kinerjanya, karena kasus ini menjadi contoh bahwa adanya PR di salah satu Direktorat Kementerian Keuangan itu.

"Berarti unit intelijen Bea Cukai harus jalan lebih bagus supaya mereka mencium adanya hal-hal yang perlu dilakukan penyelidikan lebih dalam, kirim intelijennya ke sana atau segala macem gitu ya," pungkasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | AHY Semakin Aduhai

Kamis, 13 Agustus 2020
Video

TANYA JAWAB CAK ULUNG | Seputar Aksi Menyelamatkan Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Erick Thohir Bocorkan Tujuan Utama Program Indonesia Tumbuh
Ekbis

Erick Thohir Bocorkan Tujuan..

15 Agustus 2020 13:29
Ekonom: Pengelolaan APBN Yang Tidak Pasti Bisa Jadi Tempat Bersembunyi Setan-setan
Ekbis

Ekonom: Pengelolaan APBN Yan..

15 Agustus 2020 13:15
Defisit Anggaran Lebih Dari 3 Persen Dalam UU Keuangan Negara Diprediksi Sampai 2024
Ekbis

Defisit Anggaran Lebih Dari ..

15 Agustus 2020 10:39
BTN Pimpin 40 Persen Pasar KPR Nasional
Ekbis

BTN Pimpin 40 Persen Pasar K..

14 Agustus 2020 19:00
Ekonomi Terjun Bebas Hingga 17,1 Persen Untuk Kuartal II, Malaysia Masih Optimis
Ekbis

Ekonomi Terjun Bebas Hingga ..

14 Agustus 2020 15:42
Konsumsi Dalam Negeri Anjlok, Pemulihan Dampak Ekonomi Covid-19 Di China Jadi Lamban
Ekbis

Konsumsi Dalam Negeri Anjlok..

14 Agustus 2020 11:03
Sektor Swasta Perlu Berkontribusi Dalam Perubahan Iklim Di Tengah Pandemik Covid-19
Ekbis

Sektor Swasta Perlu Berkontr..

14 Agustus 2020 00:57
Semangat Baru Layanan BTN Di Era Pandemi
Ekbis

Semangat Baru Layanan BTN Di..

13 Agustus 2020 17:05