Gula Palma Berpotensi Ekspor, Kemenperin Tertantang Ciptakan Terobosan

Gati Wibawaningsih/Net

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong industri kecil menengah (IKM) nasional untuk melakukan terobosan. Salah satunya dengan mengembangkan IKM gula palma, mengingat Indonesia merupakan negara pengekspor utama komoditas tersebut di dunia.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (22/11).

"Pengembangan yang sedang dilakukan, yaitu berbasis sistem informasi terpadu pada proses bisnis baik internal (vertical integration) maupun eksternal (horisontal integration) pada pelaku IKM atau koperasi gula palma untuk dapat meningkatkan efisiensi dan kemudahan telusur," kata Gati.

Ia menuturkan, panjangnya rantai pasok gula palma mulai dari perajin sampai eksportir cukup panjang, diyakini mampu menyerap banyak tenaga kerja dan bisa mengurangi penganguran dan menggerakkan roda perekonomian di daerah.

Gati menambahkan, sedikitnya ada lima daerah penghasil gula palma terbesar di Indonesia, antara lain kabupaten, meliputi Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap dan Kebumen (Barlingmascakeb).

"Jumlah pengrajin gula terbesar di wilayah Barlingmascakeb mencapai 86.881 orang, di mana Kabupaten Banyumas menjadi kabupaten dengan jumlah pengrajin gula palma terbesar. Rata-rata perajin itu dapat memproduksi gula palma sebanyak 4,7 kilogram per hari yang berasal dari 16 pohon kelapa," papar Gati.

Gati juga menyatakan bahwa gula palma yang berbahan dasar gula kelapa merupakan komoditas yang mempunyai nilai ekspor tinggi dan terus meningkat. Per 2017, ekspor gula palma mencapai 25 ribu ton dengan nilai 42,6 juta dolar AS dan pada 2018 ekspor gula palma meningkat menjadi 35 ribu ton dengan nilai 52,5 juta dolar AS.
 
"Karena itu, untuk menjaga pasar utama dari negara pesaing yang sama-sama mengekspor komoditas tersebut, seperti Filipina dan Kamboja, Kemenperin terus mendorong para IKM ini agar memperhatikan kualitas gula palma dengan baik, sehingga tetap terjamin kualitasnya," demikian Gati.

Kolom Komentar


Video

New Normal New Ideas

Minggu, 05 Juli 2020
Video

Bergerak Serentak, Seruan Mahasiswa Batalkan OmnibusLaw

Jumat, 10 Juli 2020
Video

Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

Jumat, 10 Juli 2020

Artikel Lainnya

Ikan Arwana Kalimantan Siap Ekspor, Kemenko Marves Targetkan Pengiriman Dilakukan Tiap Pekan
Ekbis

Ikan Arwana Kalimantan Siap ..

13 Juli 2020 04:57
Gugatan 15 T Telkomsel Harusnya Jadi Pengakuan Industri Telekomunikasi Selama Ini Lengah
Ekbis

Gugatan 15 T Telkomsel Harus..

12 Juli 2020 19:13
Menko Airlangga Ajak UMKM Bertransformasi Menuju Ekonomi Digital
Ekbis

Menko Airlangga Ajak UMKM Be..

12 Juli 2020 13:32
Revitalisasi UMKM, Kunci Bangkitkan Ekonomi Di Tengah Pandemik
Ekbis

Revitalisasi UMKM, Kunci Ban..

12 Juli 2020 02:26
Digempur Corona, Indonesia Harus Hidupkan Kembali Ekonomi Kerakyatan
Ekbis

Digempur Corona, Indonesia H..

11 Juli 2020 12:16
Faisal Basri: Kenaikan Kelas Indonesia Berpendapatan Menengah Ke Atas Bertahan 1 Tahun
Ekbis

Faisal Basri: Kenaikan Kelas..

11 Juli 2020 03:45
Budidaya Lobster Model Keramba Dasar Cocok Bagi Perairan Berombak Besar
Ekbis

Budidaya Lobster Model Keram..

11 Juli 2020 01:46
Ada Fasilitas Permodalan, Pemerintah Minta Pelaku UMKM Daftarkan Usahanya
Ekbis

Ada Fasilitas Permodalan, Pe..

11 Juli 2020 00:35