Diluruskan, Kemendag Tetap Wajibkan Label Halal Pada Impor Produk Hewan

Senin, 04 November 2019, 15:16 WIB
Laporan: Widian Vebriyanto

Kantor Kemendag/Net

Artikel yang ditulis alumnus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Syaroni yang mengkritisi Permendag 29/2019 yang tidak lagi mencantumkan persyaratan label halal dinilai tidak memberi gambaran lengkap.

Pihak Kementerian Perdagangan (Kemendag) menilai artikel berjudul “Enggar Jangan Impor Bangkai!” yang dimuat Kantor Berita Politik RMOL pada Rabu (18/9), dinilai kurang utuh dalam mengurai permen tentang ketentuan ekspor dan impor hewan dan produk hewan.

Tudingan bahwa Permendag 29/2019 tidak lagi mencantumkan persyaratan label halal produk impor dibantah.

Pasalnya pada 12 September lalu atau tepat sebelum artikel diterbitkan, Kemendag sudah mengeluarkan siaran pers berjudul “Pemerintah Tegaskan Label dan Sertifikat Halal Tetap Diwajibkan dalam Importasi Produk Hewan”.

“Dalam siaran pers ini dijelaskan bahwa Permendag 29/2019 tetap mewajibkan persyaratan label dan sertifikat halal melalui rekomendasi dan Kementerian Pertanian,” bunyi hak jawab Kemendag atas artikel tersebut, Senin (4/11).

Pihak Kemendag menyebut bahwa opini yang disampaikan Syaroni berpotensi mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, dalam hal ini Kemendag.

Kolom Komentar


Video

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Minggu, 17 November 2019
Video

Mahasiswa Harvard Bubar Saat Dutabesar Israel Mulai kuliah Umum

Minggu, 17 November 2019
Video

Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang

Minggu, 17 November 2019