Bantu Perusahaan Naik Kelas Melalui IPO, ModalSaham Siap Berkolaborasi Dengan HIPMI PT

ModalSaham akan bantu pengusaha pemula atau mahasiswa/Istimewa

Modal menjadi salah satu hal krusial dalam mengembangkan usaha. Karena itulah, ModalSaham menyodorkan solusi permodalan bagi para pengusaha muda atau pemula. Bahkan akan dibantu hingga bisa melakukan IPO di bursa saham.

Hal ini terungkap dalam acara yang digelar Himpungan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Kota Bandung, Sabtu (12/10) lalu. Acara bertajuk "Ngusik Bronis - Ngumpul Asik Ngobrol Bisnis" ini digelar setiap tiga bulan sekali dengan mengundang alumni HIPMI PT Kota Bandung yang sekarang sudah menjadi pengurus di BPC, BPD, maupun BPP HIPMI untuk berbagi kisah jatuh bangun menjadi pengusaha.

Kali ini, dalam acara yang diadakan di Bober Cafe, Bandung, tersebut mengundang Muhammad Reza Alkhawarismi, CEO ModalSaham. Pengusaha muda yang menjalankan bisnis startup financial technology yang bergerak disektor equity crowdfunding ini memberikan pemaparan bagaimana perusahaan dari kelas kecil dan menengah dapat naik kelas menjadi perusahaan besar.

"Banyak perusahaan yang memiliki produk dan jasa yang bagus, market yang jelas, namun susah untuk berkembang. Mayoritas dari mereka memiliki masalah yang sama, yaitu akses permodalan," ucap Reza yang sekarang menjabat Sekretaris Umum HIPMI PT BPD Jawa Barat, dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/10).  

"Jadi jangan khawatir dan jangan bersedih jika teman-teman mahasiswa saat ini yang sudah memiliki bisnis, namun terkendala modal untuk dapat maju, karena itu pasti dirasakan sama kita semua sebagai pengusaha. Baik itu pengusaha dari kalangan mahasiswa sampai pengusaha kelas nasional," tambahnya.

Reza mengungkapkan, melalui platform www.modalsaham.co.id, ModalSaham coba memberi solusi soal akses permodalan untuk para pengusaha. Apalagim platform ini tidak mengharuskan pengusaha memiliki jaminan, tidak ada bunga, dan bahkan tidak ada kewajiban mengembalikan modal yang diberikan.

Karena sifatnya penyertaan modal, bukan utang. Nantinya, pengusaha hanya perlu melepas sebagian saham perusahaannya dan memberikan dividen kepada investor jika usahanya telah mendapatkan keuntungan.

Namun, tentu saja untuk bisa mendapatkan modal melalui platform ModalSaham tidak lah mudah. Setiap proposal akan melalui proses kurasi yang sangat ketat dari CSA Research yang menjadi partner ModalSaham. Hanya bisnis terbaiklah yang dapat lolos kurasi tersebut.

Untuk mendukung program ini, ModalSaham telah memiliki business services yang bekerjasama dengan beberapa perusahaan profesional dalam hal penyediaan jasa legal, penilai publik, dan akuntan publik. Sehingga calon investor akan mendapatkan info yang akurat mengenai perusahaan yang sedang mencari modal melalui ModalSaham.

"Goals ModalSaham adalah membantu perusahaan yang sudah diberikan permodalan melalui platform ModalSaham untuk dapat naik kelas menjadi perusahaan besar. Salah satunya dengan IPO, 2-3 tahun setelahnya. IPO memberikan banyak manfaat untuk perusahaan seperti akses permodalan jangka panjang, peningkatan nilai dan image perusahaan, serta insentif pajak," beber Reza.

"ModalSaham akan membimbing perusahaan tersebut melalui business services yang kami punyai untuk dapat memiliki manajemen yang profesional, memiliki laba, dan memiliki aset nyata, sehingga lebih mudah untuk proses IPO, dan dapat diterima dengan baik oleh publik," tegas Reza.

Program ModalSaham ini tentu disambut antusias. Rijalul, Ketua Umum HIPMI PT Kota Bandung, mengatakan, ModalSaham merupakan solusi terobosan permodalan dan akan sangat membantu para mahasiswa dalam mengembangkan usahanya.

"Platform seperti ModalSaham lah yang sangat ditunggu oleh mahasiswa HIPMI PT. Selama ini kami merasakan susahnya mendapatkan modal, karena mayoritas dari kami tidak memiliki jaminan, dan belum bankable, jadi tidak mungkin meminjam ke Bank," ungkap Rijalul.

"Banyak yang bisa dikolaborasikan dari HIPMI dan ModalSaham. Kami sangat men-support ModalSaham yang menjadi the first floor sebelum IPO. Ini akan membantu ekosistem pengusaha dapat maju, sehingga perekonomian nasional pun akan dapat tumbuh lebih tinggi lagi, dengan banyaknya perusahaan yang melantai di Bursa Efek Indonesia," tutup Jodi Janitra, Ketua Umum HIPMI BPD Jawa Barat.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | AHY Semakin Aduhai

Kamis, 13 Agustus 2020
Video

TANYA JAWAB CAK ULUNG | Seputar Aksi Menyelamatkan Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Erick Thohir Bocorkan Tujuan Utama Program Indonesia Tumbuh
Ekbis

Erick Thohir Bocorkan Tujuan..

15 Agustus 2020 13:29
Ekonom: Pengelolaan APBN Yang Tidak Pasti Bisa Jadi Tempat Bersembunyi Setan-setan
Ekbis

Ekonom: Pengelolaan APBN Yan..

15 Agustus 2020 13:15
Defisit Anggaran Lebih Dari 3 Persen Dalam UU Keuangan Negara Diprediksi Sampai 2024
Ekbis

Defisit Anggaran Lebih Dari ..

15 Agustus 2020 10:39
BTN Pimpin 40 Persen Pasar KPR Nasional
Ekbis

BTN Pimpin 40 Persen Pasar K..

14 Agustus 2020 19:00
Ekonomi Terjun Bebas Hingga 17,1 Persen Untuk Kuartal II, Malaysia Masih Optimis
Ekbis

Ekonomi Terjun Bebas Hingga ..

14 Agustus 2020 15:42
Konsumsi Dalam Negeri Anjlok, Pemulihan Dampak Ekonomi Covid-19 Di China Jadi Lamban
Ekbis

Konsumsi Dalam Negeri Anjlok..

14 Agustus 2020 11:03
Sektor Swasta Perlu Berkontribusi Dalam Perubahan Iklim Di Tengah Pandemik Covid-19
Ekbis

Sektor Swasta Perlu Berkontr..

14 Agustus 2020 00:57
Semangat Baru Layanan BTN Di Era Pandemi
Ekbis

Semangat Baru Layanan BTN Di..

13 Agustus 2020 17:05