Tuntut Harga Sepeda Motor Turun, Hari Ini Aliansi Mahasiswa Akan Demo Gedung Astra

Istimewa/Net

Seratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Lawan Mafia Kartel (GL-MK) akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Menara Astra untuk meminta pengusutan tuntas kasus kartel harga motor yang dilakukan oleh Astra Honda Motor, perusahaan Astra Grup, Senin (16/9).

"Alhamdulillah, masyarakat banyak sudah memberikan dukungannya atas apa yang kami lakukan. Dan Senin, kami akan duduki Menara Astra untuk menyampaikan keluhan masyarakat," tegas Korlap aksi, Arif.

Dia menyatakan bahwa kartel harga motor ini terjadi pada produk sepeda motor skuter matik 110-125 cc. Praktik kartel itu mengakibatkan harga jual ke konsumen melambung tinggi. Konsumen pun dirugikan.

"KPPU sudah memutuskan, Honda Motor dan Yamaha Motor melanggar Undang Undang Nomor 5 Pasal 5 Tahun 1999 tentang penetapan harga" ujar Arif.

Arif juga menjelaskan bahwa keputusan KPPU tersebut sudah diperkuat oleh Mahkamah Agung (MA) yang menolak permohonan kasasi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan PT Astra Honda Motor (AHM).

MA menguatkan vonis sebelumnya, yaitu Yamaha-Honda melakukan praktik kartel sehingga merugikan masyarakat. Yamaha dihukum denda Rp 25 miliar, sedangkan Honda didenda Rp 22,5 miliar.
 
Dalam aksi nanti, mahasiswa akan mengajukan sejumlah tuntutan. Pertama, AHM harus segera meminta maaf kepada masyarakat Indonesia khususnya konsumen atas permainan kartel.

Kedua, turunkan harga motor yg diproduksi oleh AHM, jangan jadikan masyarakat sebagai korban atas persekonglolan AHM dan YIMM.

Ketiga, beri ruang demokrasi kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum tanpa adanya intervensi dan represif terhadap masyarakat yang menyampaikan aspirasi.

Keempat, bayar denda untuk sanksi kasus kartel motor AHM dan kembalikan uang konsumen sekarang juga.

Dan terakhir para mahasiswa mengajak masyarakat untuk melawan kelompok kartel yang ingin menguras ekonomi rakyat Indonesia jangan beri ruang kejayaan para mafia kartel.

"Sekali lagi, kami tekankan bahwa besok Senin kami akan datangi Menara Astra. Kami akan mengajak massa lebih besar, mahasiswa, pelajar, driver ojek online, dan komponen masyarakat lain yang sudah menjadi korban kartel harga motor Honda dan Yamaha," tegasnya.
EDITOR: AZAIRUS ADLU

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Biaya Logistik Masih Tinggi, Pemerintah Diminta Perbanyak Pusat Logistik Berikat
Ekbis

Biaya Logistik Masih Tinggi,..

22 Oktober 2020 14:39
Beijing Tanggapi Pelarangan Produk Huawei Oleh Swedia
Ekbis

Beijing Tanggapi Pelarangan ..

22 Oktober 2020 12:14
Penyelesaian Sengketa Sawit Di WTO Tersendat Pandemik, Indonesia Maju Terus Dengan Mendorong Isu Positif
Ekbis

Penyelesaian Sengketa Sawit ..

22 Oktober 2020 07:11
IPEX Virtual BTN Sedot Dua Juta Lebih Pengunjung
Ekbis

IPEX Virtual BTN Sedot Dua J..

21 Oktober 2020 21:41
Ekspor Jam Tangan Swiss Menurun, Pasar China Jadi Harapan
Ekbis

Ekspor Jam Tangan Swiss Menu..

21 Oktober 2020 10:42
KBRI Promosikan Produk Pertanian Indonesia di Tiongkok, Termasuk Durian
Ekbis

KBRI Promosikan Produk Perta..

21 Oktober 2020 10:02
Di Tengah Pandemi, Swiss UBS Raih Laba Berkali Lipat Di Kuartal Ketiga
Ekbis

Di Tengah Pandemi, Swiss UBS..

21 Oktober 2020 08:20
Swedia Ikuti Jejak AS Singkirkan Huawei, Nokia Dan Ericsson Ketiban Untung
Ekbis

Swedia Ikuti Jejak AS Singki..

21 Oktober 2020 08:03