Sri Mulyani Masih Belum Bisa Hadirkan Solusi Atasi Defisit Transaksi Berjalan

Jumat, 09 Agustus 2019, 18:36 WIB
Laporan: Aprilia Rahapit

Sri Mulyani/Net

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati masih belum mendapat solusi jitu guna mengatasi defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) yang belakangan ini kian membengkak.

Padahal, defisit transaksi berjalan berpotensi mengganggu laju pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Ditemui usai Seminar Nasional Transformasi Ekonomi untuk Indonesia Maju, Sri Mulyani enggan bicara banyak saat ditanya soal langkah yang diambil pemerintah untuk mengatasii CAD.

"Kami akan terus meningkatkan upaya mengatasi isu (CAD) itu," singkat Sri Mulyani di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (9/8).

Tidak ada pernyataan lain dari Sri Mulyani, seketika Bendahara Negara itu lebih memilih meninggalkan wartawan.

Sekadar inforasi, Januari 2019 lalu, Ekonom senior Rizal Ramli menyoroti angka defisit neraca perdagangan sepanjang 2018 yang mencapai angka 8,57 miliar dollar AS atau setara Rp 128,5 triliun.

Dia mengatakan defisit neraca perdagangan saat itu adalah yang terburuk sejak 43 tahun terakhir.

"Impornya gede banget, terus tumbuh, ekspornya enggak naik. Ini defisit neraca perdagangan paling payah sejak 1975," ujar Rizal yang juga mantan Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur.
Sekadar informasi, Bank Indonesia mencatatkan, defisit neraca transaksi berjalan Indonesia meningkat pada kuartal II-2019 menjadi 8,4 miliar dollar AS atau setara 3,04 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Pada kuartal sebelumnya CAD tercatat sebesar 7 miliar dollar AS atau setara 2,6 persen dari PDB.  
EDITOR: AZAIRUS ADLU

Kolom Komentar


Video

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

Kamis, 08 Agustus 2019
Video

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Jumat, 09 Agustus 2019
Video

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Rabu, 14 Agustus 2019