Pemberhentian Dan Pengangkatan Plt. Dirut Pupuk Kujang Langgar UU Perseroan

Direktur Utama Pupuk Kujang Indonesia, Nugraha Budi Eka Irianto/Net

Pemberhentian Direktur Utama Pupuk Kujang Indonesia, Nugraha Budi Eka Irianto diduga melanggar UU No 40/2007 Tentang Perseroan Terbatas.

Pemberhentian pria yang akrab disapa Anto itu melalui Surat Keputusan (SK) Komisaris yang hanya ditandatangai oleh Komisaris Utama Pupuk Kujang, Gusrizal, sementara dua Komisaris tidak menandatangani surat pemberhentian tersebut atau dissenting.

Usai memberhentikan Anto, Gusrizal mengangkat Rita Widyati sebagai Plt Direktur Utama.

Komisaris Pupuk Indonesia sebagai holding dari Pupuk Kujang Indonesia, Yanuar Fauzi enggan memberikan komentarnya terkait kejanggalan pemberhentian tersebut. Ia memilih untuk melemparnya kepada Sekretaris Perusahaan, Budi Asikin.

“Itu kedinasan dan saya ada di dalamnya (sebagai Komisaris), coba hubungi corporate secretary,”  kata Yanuar saat dikonfirmasi, Rabu (17/7).

Jawaban yang sama juga didapatkan dari Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia, Budi Asikin. Ia mengaku belum tahu perihal pemberhentian itu. Sambungan telepon wartawan ditutup lantaran dirinya mengaku tengah rapat.

“Coba nanti ke humasnya saja, saya lagi rapat,” tutup Budi.

Jika mengacu kepada UU No 40/2007 tentang Perseroan Terbatas, keputusan strategis Komisaris BUMN mengenai pemberhentian dan pengangkatan Pelaksana Tugas (Plt) harus diketahui dan disepakati oleh semua Komisaris. Dengan demikian, pemberhentian dan pengangkatan Plt Direrktur Utama batal demi hukum.

Adapun struktur Pupuk Kujang, terdapat empat Komisaris di antaranya Gusrizal (Komisaris Utama), Winarno Tohir, Parluhutan Hutahean, dan Ammarsjah.

Sebagai catatan bahwa kejadian carut marut miss management pada Keputusan Dewan Komisaris pada BUMN belakangan ini sering terjadi, salah satu contoh atas kejadian dissenting opinion dua komisaris pada BUMN Garuda yang mengakibatkan diperiksa dan dibatalkannya laporan keuangan pada BUMN Garuda.
EDITOR: DIKI TRIANTO
Tag:

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Sandiaga Uno Bagikan Tips Sekaligus Tren Investasi Di Masa Depan
Ekbis

Sandiaga Uno Bagikan Tips Se..

31 Oktober 2020 15:15
Lalu Lintas Penerbangan Pecah Rekor Selama Pandemi, Jakarta-Denpasar Paling Sibuk
Ekbis

Lalu Lintas Penerbangan Peca..

30 Oktober 2020 23:31
Pandemi Covid-19, Exxon Mobil Pecat Ribuan Karyawan
Ekbis

Pandemi Covid-19, Exxon Mobi..

30 Oktober 2020 14:12
Penjualan iPhone Di China Anjlok, Saham Apple Terperosok Dalam
Ekbis

Penjualan iPhone Di China An..

30 Oktober 2020 12:49
Pasar Asia Turun Lagi Karena Lonjakan Virus Corona Dan Ketidakpastian Pemilihan AS
Ekbis

Pasar Asia Turun Lagi Karena..

30 Oktober 2020 11:57
Pandemik Melahirkan Banyak Pengangguran, Pencari Kerja Di China Serbu Pameran Bursa Kerja
Ekbis

Pandemik Melahirkan Banyak P..

30 Oktober 2020 11:17
BTN Gelar Spectacular World Saving Day
Ekbis

BTN Gelar Spectacular World ..

30 Oktober 2020 08:51
Bayar Tol Bandara Hingga JORR Sudah Bisa Pakai JakCard
Ekbis

Bayar Tol Bandara Hingga JOR..

29 Oktober 2020 15:43