Massifkan Perlindungan Konsumen, BPKN Akan Gelar Penghargaan Raksa Nugraha

Rolas Sitinjak (kanan)/BPKN

Masih rendah kesadaran konsumen dan pelaku usaha terhadap perlindungan konsumen (PK).

Keprihatinan atas hal ini mendorong Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menginisiasi program penghargaan bernama “Raksa Nugraha Indonesia Consumer Protection Award”.

Program apresiasi ini diberikan kepada pihak-pihak peduli konsumen yang rencananya rutin dibuat tiap tahun.

Wakil Ketua BPKN Rolas Sitinjak mengatakan, BPKN sebagai lembaga yang diamanahkan UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen mengembangkan pemasyarakatan keberpihakan masyarakat terhadap PK. Sebab, hingga saat ini masih banyak masyarakat dan

"Sejak UU 8/1999 mulai diundangkan lebih dari 20 tahun masih banyak masyarakat dan pelaku usaha belum mengetahui hak dan kewajibannya. Ketidaktahuan ini menyebabkan banyak terjadi insiden pelanggaran hak konsumen serta masih rendahnya kesadaran konsumen mengadukan permasalahannya," ujar Wakil Ketua BPKN Rolas Sitinjak dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/7).

Dengan program penganugerahan Raksa Nugraha ini diharapkan kesadaran dan keberpihakan pemangku kepentingan terhadap perlindungan konsumen meningkat sehingga tiap lembaga bisa berperan optimal.

"Negara harus hadir dalam memberikan perlindungan kepada konsumen melalui peraturan perundang-undangan dan peraturan lainnya,” tambah Rolas yang sedang menyelesaikan gelar doctor hukum di Universitas Trisakti.

Ia optimistis penganugerahan Raksa Nugraha ini akan meningkatkan citra perusahaan sebagai pelaku usaha yang bertanggung jawab dan peduli terhadap konsumennya.

"Sehingga meningkatkan loyallitas konsumen lama sekaligus meningkatkan ketertarikan dari konsumen baru," ulasnya.

Sementara Koordinator Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN, Arief Safari mengatakan, BPKN membuka kesempatan bagi pelaku usaha yang ingin mengikuti rating penilaian secara gratis dengan mengisi/mengirimkan aplikasi ke raksanugraha.bpkn.go.id.

"Tahun ini ditargetkan 100 perusahaan yang ikut," tutur mantan Dirut Sucofindo tersebut.

Dia menjelaskan, penilaian Raksa Nugraha menggunakan model bisnis kinerja unggul Malcolm Baldridge National Quality Award (MBNQA) dengan pendekatan pemeringkatan.

"Namun penekanan penilaiannya ini lebih menitikberatkan pada sistem perindungan konsumen yang direncanakan, diterapkan dan ditingkatkan secara berkelanjutan oleh pelaku usaha,” pungkasnya.
EDITOR:

Kolom Komentar


Video

New Normal New Ideas

Minggu, 05 Juli 2020
Video

Bergerak Serentak, Seruan Mahasiswa Batalkan OmnibusLaw

Jumat, 10 Juli 2020
Video

Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

Jumat, 10 Juli 2020

Artikel Lainnya

Ikan Arwana Kalimantan Siap Ekspor, Kemenko Marves Targetkan Pengiriman Dilakukan Tiap Pekan
Ekbis

Ikan Arwana Kalimantan Siap ..

13 Juli 2020 04:57
Gugatan 15 T Telkomsel Harusnya Jadi Pengakuan Industri Telekomunikasi Selama Ini Lengah
Ekbis

Gugatan 15 T Telkomsel Harus..

12 Juli 2020 19:13
Menko Airlangga Ajak UMKM Bertransformasi Menuju Ekonomi Digital
Ekbis

Menko Airlangga Ajak UMKM Be..

12 Juli 2020 13:32
Revitalisasi UMKM, Kunci Bangkitkan Ekonomi Di Tengah Pandemik
Ekbis

Revitalisasi UMKM, Kunci Ban..

12 Juli 2020 02:26
Digempur Corona, Indonesia Harus Hidupkan Kembali Ekonomi Kerakyatan
Ekbis

Digempur Corona, Indonesia H..

11 Juli 2020 12:16
Faisal Basri: Kenaikan Kelas Indonesia Berpendapatan Menengah Ke Atas Bertahan 1 Tahun
Ekbis

Faisal Basri: Kenaikan Kelas..

11 Juli 2020 03:45
Budidaya Lobster Model Keramba Dasar Cocok Bagi Perairan Berombak Besar
Ekbis

Budidaya Lobster Model Keram..

11 Juli 2020 01:46
Ada Fasilitas Permodalan, Pemerintah Minta Pelaku UMKM Daftarkan Usahanya
Ekbis

Ada Fasilitas Permodalan, Pe..

11 Juli 2020 00:35