Mobil Tangkinya Dibajak, Pertamina Patra Niaga Singgung Proposal SP-AMT

Senin, 18 Maret 2019, 15:15 WIB | Laporan: Bonfilio Mahendra Wahanaputra

Harman/RMOL

PT. Pertamina Patra Niaga menyesalkan pembajakan dua unit mobil tangki miliknya.

Mobil yang dibajak saat hendak memasuki tol Ancol, Jakarta Utara itu lantas dibawa ke depan Istana Negara, Jakarta Pusat.

Manager Corporate Legal PT PPN, Harman menegaskan pelaku pembajakan sudah dipecat alias PHK dari perusahaan.

"Kami sangat menyesalkan tindakan seperti itu karena prosesnya mereka ini masih sedang perundingan dengan kita, kita sedang menggodok proposal. Jadi artinya sudah menerima proposal mereka kemudian kita godok," ujar Harman di kawasan Monas, Jakpus, Senin (18/3).

SP AMT kesal lantaran tuntutan mereka tak jua dipenuhi sehingga mobil tangki perusahaan pun dibajak. Salah satunya upah lembur.

"Sebenarnya ini yang dituntut mereka ini banyak di antaranya apa namanya, upah lembur yang mana upah lembur itu permintaan upah lembur itu waktu itu dasarnya adalah penetapan Sudinaker dari Jakarta Utara. Penetapan Sudinaker ini kemudian dibatalkan oleh PTUN. Artinya penetapan itu sudah tidak berlaku lagi," papar Herman.

Kolom Komentar


loading