Pak Jokowi, Bandara Kertajati Tidak Berfungsi Maksimal

Rabu, 13 Maret 2019, 02:13 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone

Presiden Joko Widodo di Bandara Kertajati/Net

Pembangunan infrastruktur yang dibangga-banggakan pemerintahan Joko Widodo kembali menuai kritik. Kali ini, kritik disampaikan terkait pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

"Sebagai bandara alternatif, ternyata sampai sekarang BIJB tidak berfungsi secara maksimal," kata Ketua Presidium Barisan Pemeriksa Kondisi Proyek (BPKP), Rusmin Effendi dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (12/3).

Pembangunan BIJB, sebutnya, tidak sesuai peruntukan awal. Informasi terakhir yang dia dapat bandara digunakan khusus untuk penerbangan haji. Padahal sebelumnya, bandara seharga Rp 2,6 triliun itu dibangun sebagai alternatif dengan tujuan mengurangi kepadatan penumpang di Bandara Soetta.

"Jadi buat apa, haji kan setahun sekali," ungkapnya.

Dia mengatakan sampai saat ini BIJB tidak berfungsi secara maksimal karena kesalahan pemerintah dalam memilih lokasi. Pasalnya, Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan tingkat kemacetan yang tinggi.

"Jawa Barat sendiri ternyata bukanlah pilihan yang tepat. Kan arus mobilitas sangat padat, sekarang juga kan kalau kita mau ke Bandung juga padatnya luar biasa," tekannya.
Editor: Ade Mulyana

Kolom Komentar


loading