Sektor Perbukuan Punya Sumbangan Besar Dalam Ekonomi Kreatif

Selasa, 05 Maret 2019, 20:26 WIB | Laporan: Wahyu Sabda Kuncahyo

Ilustrasi/Net

Kemajuan bidang ekonomi kreatif akan terjadi bila tidak ada ego sektoral di tengah masyarakat sebuah bangsa.

Demikian disampaikan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf dalam konferensi pers persiapan London Book Fair 2019 di Jakarta, Selasa (5/3).
 
"Kolaborasi dengan kementerian jalan paling manjur untuk memajukan ekonomi kreatif," katanya.

Menurut Triawan, sektor perbukuan telah menyumbang peringkat lima besar dalam ekonomi kreatif. Karenanya, diharapkan, kerja sama dengan kementerian untuk sub sektor ekonomi kreatif lain akan terus terjalin.

Dalam kesempatan tersebut, Triawan membacakan sajak-sajak milik Sapardi Djoko Damono mengiringi tembang yang disenandungkan Nyak Ina Raseuki atau lebih dikenal dengan nama Ubiet.

Komite Nasional Pelaksana Persiapan Market Focus Country London Book Fair 2019 yang dibentuk oleh Bekraf dengan dukungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menyiapkan sejumlah program yang merefleksikan tema yang diusung yaitu '17.000 Islands of Imaginations.'

Adapun, 12 penulis yang terpilih adalah Agustinus Wibowo, Clara Ng, Dewi Lestari, Faisal Oddang, Intan Paramaditha, Laksmi Pamuntjak, Leila S. Chudori, Nirwan Dewanto, Norman Erikson Pasaribu, Reda Gaudiamo, Seno Gumira Ajidarma, dan Sheila Rooswitha Putri.
Editor:

Kolom Komentar