Indonesia Setujui Ekspor LNG 80 Kargo Ke Singapura

Selasa, 05 Maret 2019, 17:16 WIB
Laporan: Aprilia Rahapit

Indonesia-US-Japan LNG Workshop/RMOL

Indonesia menyetujui pengiriman gas alam cair atau LNG (Liquefied Natural Gas) ke Singapura guna menyerap dan menyeimbangkan kelebihan pasokan di dalam negeri.

Dirjen Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, pada 2020 akan dikirim empat kargo, dan sisanya dikirim sebanyak 80 kargo selama periode 2021-2025, masing-masing 16 kargo per tahun.

"Pak menteri (Menteri ESDM Ignasius Jonan) sudah tanda tangan (persetujuan penjualan) Jumat kemarin (1/3)," ujarnya dalam Indonesia-US-Japan LNG Workshop di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (5/3)

Menurut Djoko, jika tidak segera dijual maka perusahaan harus melakukan lelang ulang. Terlebih harga yang ditawarkan dinilai baik mengacu pada harga minyak Jepang atau Japan Crude Cocktail (JCC).

"Kalau Jumat kemarin tidak ditanda tangan lelang batal dan harus dilelang lagi. Padahal, harganya dapat bagus 12,22 persen harga acuan minyak Jepang," jelasnya.

Djoko menambahkan, hingga 2025, Indonesia masih akan kelebihan pasokan gas. Di mana, saat ini untuk 40 kargo LNG belum ada yang terjual.

"Jadi sampai tahun 2025 kita masih punya 40 kargo yang perlu kita jual dan belum ada pembelinya," ujarnya.
EDITOR:

Kolom Komentar


Video

Pelita Gelar Doa Bersama Nyelameti Ibu Pertiwi

Senin, 21 Oktober 2019
Video

Pencuri di Semarang Hanya Butuh 10 Detik Gasak Motor

Senin, 21 Oktober 2019
Video

Tidak Ada Tindakan Tegas, Perekonomian Bisa di Bawah 5 Persen

Selasa, 22 Oktober 2019