Diluruskan, Avtur Pertamina Bukan Penyebab Tiket Pesawat Mahal

Ratusan pekerja yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) turun ke jalan pada Selasa (19/2).

Mereka menggelar aksi untuk meluruskan kabar yang menyebut harga avtur Pertamina mahal dan disebut sebagai alasan utama tiket pesawat mahal.

Aksi digelar dengan jalan kaki dari Kantor Pertamina ke Taman Pandang Istana. Mereka membawa spanduk yang berisi penegasan bahwa harga avtur Pertamina sudah kompetitif.

Salah seorang perwakilan pekerja yang tidak mau disebut namanya menjelaskan bahwa harga avtur Pertamina Rp 8.110 per liter. Harga ini lebih murah Rp 2.641 ketimbang Shell yang dipatok di harga Rp 10.751 per liter.

"Kami ingin memperbaiki dan meluruskan bahwa harga avtur ini bukan komponen yang membuat harga tiket mahal,” jelasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu.

Dia menjelaskan bahwa penyebab harga tiket pesawat mahal dikarenakan biaya maintanence dan operasional masing-masing maskapai.

“Jadi yang membuat harga tiket mahal banyak yang lain bukan hanya avtur seperti masalah operasional, maintanence, dll," ujarnya

Aksi digelar sejak pagi hari oleh 500 pekerja Pertamina yang berasal dari Sabang hingga Merauke. Namun demikian, demonstran gagal menyampaikan pesannya ke Presiden Jokowi lantaran tidak ada perwakilan Istana yang datang saat mereka beraksi di Taman Pandang Istana.

"Ke Istana, tapi kami tidak bertemu. Kami tidak ada ada maksud apa-apa juga kami sebenarnya hanya ingin meluruslan saja," tegasnya. [ian]

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

FinCEN Files, Catatan Transaksi Miliaran Dolar
Ekbis

FinCEN Files, Catatan Transa..

21 September 2020 15:53
Genjot Transformasi Digital, BTN Bakal Akuisisi 25.000 EDC
Ekbis

Genjot Transformasi Digital,..

21 September 2020 14:37
Daya Beli Terus Menurun, Tim Ekonomi Pemerintah Gagal Selamatkan UMKM
Ekbis

Daya Beli Terus Menurun, Tim..

21 September 2020 14:27
Lolos Tahap Pertama Pemilihan Dirjen WTO, Mendag Korsel Ingin Perkuat Perdagangan Multilateral
Ekbis

Lolos Tahap Pertama Pemiliha..

21 September 2020 12:56
Dirut bank bjb Yuddy Renaldi Raih Penghargaan IMF 2020
Ekbis

Dirut bank bjb Yuddy Renaldi..

19 September 2020 16:50
WTO: Transportasi Udara Jadi Sektor Yang Paling Terdampak Covid-19
Ekbis

WTO: Transportasi Udara Jadi..

18 September 2020 18:57
Ingin Tahu Trik Promosi Digital? Yuk Ikuti  Bincang Bisnis Online bank bjb
Ekbis

Ingin Tahu Trik Promosi Digi..

17 September 2020 19:58
BTN Optimis Penyaluran Kredit Dari Dana PEN Bakal Lampaui Target
Ekbis

BTN Optimis Penyaluran Kredi..

17 September 2020 19:42