Pemegang Saham Mayoritas Freeport Indonesia Mau Untung, Kok Jadi Buntung

Budi Gunadi Sadikin-Richard Adkerson/Net

Pernyataan bahwa PT Inalum (Persero) tidak akan menerima deviden selama dua tahun sungguh mengagetkan.

Inalum adalah pemilik 51,2 persen saham Freeport Indonesia. Pembayaran saham senilai 3,85 miliar dolar AS itu dilakukan pada tanggal 21 Desember yang lalu. Presiden Joko Widodo mengumumkan sendiri peristiwa yang menurutnya bersejarah itu di Istana Negara.

Pengumuman dihadiri sejumlah menteri terkait juga CEO Freeport-McMoRan Richard Adkerson dan Dirut PT Inalum (Persero) Budi G. Sadikin.

Dengan saham sebesar itu, Indonesia melalui perusahaan plat merah Inalum dibayangkan akan menjadi pihak mengendali. Namun faktanya, Inalum justru harus puasa deviden selama dua tahun.

Dalam pernyataannya kemarin (Rabu, 9/1), Dirut PT Inalum Budi Gunadi Sadikin itu mengatakan, pihaknya baru menerima deviden pada 2021 setelah tambang di bawah permukaan tanah (underground pit) beroperasi.

Deviden baru diterima Inalum dalam jumlah yang signifikan pada 2023.

Pernyataan Budi Sadikin ini membingungkan publik.

Bukan hanya karena Inalum merupakan pemegang saham mayoritas di perusahaan patungan dengan Freeport-McMoRan (FCX) itu, tetapi juga karena pihak Freeport-McMoRan sendiri di hari yang sama dengan pembayaran harga saham tersebut mengatakan bahwa perusahaan tambang yang bermarkas di Phoenix, AS, sampai tahun 2022 akan mendapatkan keuntungan hingga 81,28 persen dari Freeport Indonesia.

Bagaimana mungkin Freeport-McMoRan yang bukan pemegang saham mayoritas bisa untung, tetapi Inalum yang punya saham mayoritas malah buntung?

"As a result, FCX’s economic interest in PT-FI is expected to approximate 81.28 percent through 2022. FCX will continue to manage the operations of PT-FI," tulis Freeport-McMoRan dalam keterangan resmi seperti dikutip dari Bussines Wire. [guh]
Tag:

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Bahlil Lahadalia: Pemimpin Daerah Harus Permudah Izin Dan Legalitas UMKM
Ekbis

Bahlil Lahadalia: Pemimpin D..

02 Desember 2020 22:07
Kemenko Perekonomian Tegaskan SWF Bermanfaat Untuk Mengunci Hot Money
Ekbis

Kemenko Perekonomian Tegaska..

02 Desember 2020 15:21
Hadiri Forum Dialog Tri Hata Kirana, 4 Menteri Ini Pastikan Iklim Bisnis Yang Lebih Baik Pasca Pengesahan UU Ciptaker
Ekbis

Hadiri Forum Dialog Tri Hata..

02 Desember 2020 13:22
Dirut bank bjb Yuddy Renaldi Dianugerahi Gelar Bankers of The Year 2020
Ekbis

Dirut bank bjb Yuddy Renaldi..

01 Desember 2020 19:43
Wika-CNI Percepat Smelter Feronikel Kolaka, Nilainya Capai Rp 2,8 T Dan 180 Juta Dolar AS
Ekbis

Wika-CNI Percepat Smelter Fe..

29 November 2020 00:45
Bisnis Logistik Tertuntut Berinovasi Agar Bisa Bertahan Dimasa Pandemi Covid-19
Ekbis

Bisnis Logistik Tertuntut Be..

28 November 2020 16:20
Airlangga Hartarto: Program PEN Terbukti Berperan Penting Menjaga Momentum Pemulihan Ekonomi
Ekbis

Airlangga Hartarto: Program ..

28 November 2020 15:09
Gita Wirjawan: Orang Yang Bisa Menemukan Solusi Perubahan Iklim Akan Jadi Triliuner Pertama
Ekbis

Gita Wirjawan: Orang Yang Bi..

28 November 2020 09:50